Breaking News
- HeadlinePerguruan Tinggi dan Sekolah Terdampak Karhutla
- Guru MenulisKesepian Bisa Mengambil Jatah Kesehatan Hampir Enam Tahun
- NewsMahasiswa Unud Berempati pada Pengantre BBM
- Kabar SekolahSRMA 36 Bojonegoro Gandeng Unigoro untuk Robotika dan Aeromodelling
- HeadlineUnair dan AUN-HPN Tebar Benih Gurame di Kalimas
- NewsDosen Ummi Kenalkan Budaya Sunda di Malaysia
- HeadlineTEP IPB University Dampingi Petani Kumbe Merauke Mandiri Cabai
- EdukasiBijak dengan Kidult Economy
- HeadlineUM Perkuat Kompetensi Guru Bahasa Arab melalui Smart AI Tools
- NewsPolibatam Garap Kerja Sama Strategis dengan SIMCC
RSKKA Perpanjang Masa Layanan di Kawasan Gempa Flores
mepnews.id – Karena gempa besar yang berpusat di perairan Flores dan banyak gempa susulan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menetapkan status tanggap darurat bencana 15-28 Agustus 2026. Kemudian, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur pada 30 Agustus 2026 mengumumkan perpanjangan status tanggap darurat bencana hinggal 12 September 2026. Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA), yang menjadi motor
Read MoreRSLK Dampek Dekatkan Layanan Warga Terdampak Gempa Flores
mepnews.id – Sejumlah lembaga mendirikan Rumah Sakit Lapangan Kolaboratif Dampek (RSLK Dampek) untuk memberikan layanan lebih cepat dan lebih dekat pada masyarakat pantai utara Pulau Flores yang terdampak gempa 15 Agustus 2026. Sebelumnya, korban dirujuk ke RSUD Borong di sisi selatan pulau dengan jarak 75 kilometer. Perjalanan ke selatan ini dianggap berisiko karena ancaman gempa
Read MoreRS Kapal Ksatria Airlangga Bantu Penanganan Bencana Gempa NTT
mepnews.id – Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA), bersama tim medis, berlabuh di perairan Dampek, Manggarai Timur, untuk turut membantu penanganan korban bencana gempa magnitudo 7,7 yang melanda Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026. RSKKA menerjunkan 16 relawan yang terdiri dari dua dokter spesialis bedah, satu dokter spesialis anestesi, satu
Read MoreBayi ke-101 Lahir di RS Kapal Ksatria Airlangga di Pulau Raas
mepnews.id – Di tengah gelombang laut dan keterbatasan akses medis kepulauan, tim dokter spesialis Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA) berhasil mengoperasi dan menyambut kelahiran bayi ke-101 di kapal. Bayi laki-laki itu lahir saat RSKKA bersandar di Pulau Raas, Kabupaten Sumenep. Raas merupakan pulau kedua yang dikunjungi Bakti RSKKA 2026 dengan tema ‘Penyakit Katastropik di
Read MoreRSKKA Beri Pelayanan Kesehatan di Bluto, Raas, Karamian hingga Masalembu
mepnews.id – Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA) kembali memberikan pelayanan kesehatan di daerah terpencil. Dengan tema ‘Bersama Membangun Generasi Sehat’ kapal pinisi berfasilitas rumah sakit ini 12- 25 Juli 2026 dijadwalkan memberikan pelayanan di Kecamatan Bluto di Sumenep, Pulau Raas, Pulau Karamian, hingga Pulau Masalembu, di perairan Madura. Acara pelepasan berlangsung di Pos 3,
Read MoreFK Unair Konser Amal Hadirkan Sheila On 7
mepnews.id – Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) menggelar Sound of Doctor: Charity Night Concert pada Minggu 14 Desember 2025 di Airlangga Convention Center (ACC). Konser yang menutup dies natalis ke-112 FK Unair ini untuk berbagi harapan dan kepedulian. Menghadirkan Sheila On 7 dan The Doctors, FK Unair mengajak masyarakat menikmati malam penuh harmoni sekaligus
Read MoreRSKKA Beri Layanan Kesehatan ke Pulau-pulau Terpencil Laut Flores
mepnews.id – Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA), 29 dokter dan relawan medis, menjalankan misi pelayanan di pulau-pulau terpencil di Propinsi Sulawesi Selatan. Yang dikunjungi antara lain Pulau Sailus dan Pulau Sapuka di Kabupaten Pangkajene Kepulauan, serta Pulau Bonerate di Kabupaten Kepulauan Selayar. Misi yang dijalankan di tengah Laut Flores ini dalam upaya menciptakan pemerataan
Read MoreSudah Waktunya Dibentuk Kolegium Ilmu Kedokteran Daerah Terpencil
Oleh: Dr Agus Harianto SpB mepnews.id – Ny. M, 74 tahun, dari Pulau Lirang, di Kabupaten Maluku Barat Daya yang berbatasan dengan Timor Leste, menderita tumor yang menutupi seluruh lobang hidungnya selama sembilan tahun. Kalau bernapas, ia harus membuka mulutnya agar udara bisa keluar-masuk. Ia sudah berupaya mencari penyembuhan dari rumah sakit sekitar pulau. Jawaban terakhir,
Read More

