UM Gresik Hadirkan Pusat Budaya Asing

mepnews.id – Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik), melalui Direktorat Sertifikasi Profesi Pengembangan Bahasa dan Usaha (DSP2BU), menghadirkan Pusat Budaya Asing sebagai wadah pengembangan bahasa dan budaya internasional bagi mahasiswa maupun masyarakat umum. Launching dilaksanakan Senin, 18 Mei 2026, di Gedung I, Payment Point Lantai II, Kampus I UM Gresik.

Dikabarkan situs resmi umg.ac.id, Pusat Budaya Asing menjadi salah satu langkah UM Gresik mendukung internasionalisasi kampus dan meningkatkan kompetensi global mahasiswa. Melalui pusat budaya ini, peserta dapat mempelajari bahasa sekaligus mengenal budaya dari berbagai negara seperti Korea, Jepang, Cina, dan Arab dalam satu wadah interaktif dan edukatif.

Dr Ir Djoko Soelistya MM, Direktur DSP2BU, dalam sambutannya menyampaikan penguasaan bahasa asing menjadi kebutuhan penting di era globalisasi. Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan komunikasi internasional dan pemahaman budaya global.

“Pusat Budaya Asing ini kami hadirkan sebagai ruang belajar yang tidak hanya fokus pada bahasa tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai budaya internasional agar mahasiswa memiliki wawasan yang lebih luas dan siap bersaing secara global,” ujarnya.

BPH UM Gresik, Yusuf Diachmad Sabri ST MBA, mengapresiasi hadirnya program tersebut sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus. Ia berharap mahasiswa memanfaatkan fasilitas ini untuk meningkatkan kemampuan diri dan memperluas jejaring internasional.

“Mahasiswa harus membuka diri terhadap perkembangan dunia. Dengan memahami bahasa dan budaya asing, mahasiswa memiliki peluang yang lebih besar dalam dunia pendidikan maupun karier di masa depan,” ungkapnya.

Wakil Rektor II UM Gresik, Dr Tumirin SE MSi, menyampaikan UM Gresik berkomitmen menghadirkan program-program inovatif yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Pusat Budaya Asing diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang membentuk mahasiswa adaptif, komunikatif, dan siap menghadapi tantangan global.

Facebook Comments

POST A COMMENT.