Banjir di Pati, KKN UGM Distribusikan Bantuan

mepnews.id – Banjir masih merendam sedikitnya 50 desa di Kabupaten Pati sejak awal Januari 2026. Di Kecamatan Juwana, wilayah Desa Tluwah, Desa Jepuro, dan Desa Kedung Pancing masih terisolasi akibat akses jalan terputus serta pemukiman tergenang. Merespons kondisi itu, Tim KKN UGM unit Arung Juwana bersama Kelompok Relawan Banjir Tluwah bergerak mengevakuasi, mengakomodasi, dan mendistribusikan bantuan bagi warga terdampak.

Koordinator Mahasiswa Unit (Kormanit), Larasati Daniswara, menyampaikan tindakan ini bentuk pembelajaran empati dan kepedulian nyata mahasiswa di masyarakat. ”Kami belajar penanggulangan bencana dari warga yang tenang menghadapi situasi. Empati dan semangat gotong royong menjadi kekuatan masyarakat dalam menghadapi bencana,” ujarnya, lewat situs resmi ugm.ac.id.

Mahasiswa KKN bersama tim relawan di lapangan juga melakukan pencatatan administrasi donasi di posko bencana, penyediaan konsumsi bersama para ibu di dapur umum, pendampingan tenaga kesehatan untuk melakukan cek kesehatan keliling, hingga pendistribusian bantuan ke rumah-rumah warga.

Dewi Riyani, ketua kelompok Relawan Banjir Tluwah, menjelaskan banjir kerap dialami warga setempat. Namun, banjir awal tahun ini serupa dengan banjir besar 2024 karena kenaikan muka air berlangsung cepat merendam pemukiman. Kondisi ini menuntut sinergi berbagai pihak dan respons cepat guna meminimalkan kerugian materiel dan potensi korban jiwa. ”Kami berterima kasih dibantu mahasiswa KKN,” jelasnya.

Taurina, perangkat desa setempat, memberikan apresiasi kepada relawan dan Tim KKN-PPM UGM karena meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk bergotong-royong menanggulangi bencana. ”Terima kasih banyak atas dedikasinya, Teman-Teman KKN. Walaupun lelah, jadikan bencana ini sebagai pengalaman dan pembelajaran ke depan.” (Aldi Firmansyah)

Facebook Comments

Comments are closed.