Kolaboratif, UTU Salurkan Bantuan dari Sejumlah Kampus Lain

mepnews.id – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Teuku Umar (UTU) menyalurkan bantuan tanggap bencana kepada warga terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang. Tidak hanya bahan pokok, tim relawan dari kampus juga membangun fasilitas sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Aksi kemanusiaan dipimpin Dekan FPIK UTU, Prof Ismail Sulaiman, dengan melibatkan dosen, tenaga kependidikan (Tendik), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) FPIK. Bantuan didistribusikan ke Desa Durian dan Desa Landuh di Kecamatan Rantau, serta Desa Tanjung Karang di Kecamatan Karang Baru.

Sementara itu, situs resmi utu.ac.id edisi 25 Desember 2025, mengabarkan aksi solidaritas antar-perguruan tinggi membentuk jejaring kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana di sisi utara Sumatera. Posko UTU Peduli Bencana menerima bantuan dari sejumlah kampus dan segera menyalurkannya ke kawasan terdampak.

Bantuan kemanusiaan antara lain datang dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Bali, Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar),  Universitas Mataram (Unram) di Lombok, Universitas Siliwangi di Jabar, dan lain-lain. Rektor UTU, Prof Dr Ishak Hasan MSi, mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan institusi pendidikan dari berbagai penjuru Indonesia. Aksi solidaritas ini membuktikan bahwa semangat gotong royong tetap terjaga meski secara geografis masing-masing kampus ini terpisah jarak jauh.

Ia juga menekankan, bantuan akan dikelola secara transparan dan didistribusikan tim relawan Posko UTU Peduli ke lokasi-lokasi yang terdampak bencana. Hal ini untuk memastikan bahwa amanah dari kampus-kampus sampai ke tangan yang tepat.

“Inilah sejatinya semangat gotong royong insan pendidikan. Di saat saudara kita di Aceh tertimpa musibah, rekan-rekan dari berbagai tempat hadir mengulurkan tangan. Kami memastikan bantuan ini tersalurkan dengan tepat sasaran kepada mereka yang paling membutuhkan melalui tim Posko UTU Peduli,” kata Rektor.

Posko UTU Peduli Bencana aktif bergerak sejak intensitas hujan tinggi memicu bencana di beberapa titik di Aceh. Selain menghimpun bantuan dari internal kampus, posko ini juga membuka pintu bagi mitra universitas dan lembaga dari luar daerah untuk menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, hingga dukungan psikososial.

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Aceh dalam beberapa waktu terakhir telah menggerakkan berbagai elemen masyarakat untuk saling membantu. Institusi pendidikan tinggi turut mengambil peran aktif sebagai garda terdepan dalam aksi respons cepat bencana. (Humas UTU)

Facebook Comments

Comments are closed.