Karya Ilmiah Santri PPI AMF Hasilkan 2 Medali I2ASPO

mepnews.id – Dua tim santri dari Pondok Pesantren Internasional Abdul Malik Fadjar (PPI AMF) meraih medali emas dan perak dalam ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) yang diselenggarakan Indonesia Young Scientist Association (IYSA), F-MIPA Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta.

Dikabarkan situs resmi umm.ac.id, kompetisi diikuti peserta jenjang SD, SMP, dan SMA dari berbagai negara, secara online pada 9-12 Desember 2025 dan offline pada 18-21 Desember 2025. Pada ajang ini, PPI AMF mendelegasikan tim dari jenjang SMP dan SMA.

Tim SMP, yang terdiri atas Luvena Bellvania Az-Zahra, Cira Araceli Wahyudi, Selma Karamy Az Zahra, Syafira Aulia Rahma, dan Tsurayya Kamila Ali, meraih medali emas. Penelitian berjudul ‘Utilization of Orange Peel Waste Based Eco-Gel to Retain Moisture in Dry Soil ini mengangkat inovasi pemanfaatan limbah kulit jeruk menjadi eco-gel yang berfungsi menjaga kelembapan tanah kering.

Luvena menjelaskan, ide penelitian berangkat dari banyaknya sampah kulit jeruk di lingkungan sekitar. Melalui riset, tim menemukan kandungan pektin dalam kulit jeruk yang mampu menyimpan dan menjaga kelembapan. “Kami melihat tanah di Indonesia banyak yang mengering. Kami ingin membuat inovasi sederhana untuk membantu menjaga kestabilan kelembapan tanah,” ungkapnya.

Pemilihan bentuk gel terinspirasi dari penggunaan silica gel pada sepatu. Eco-gel berbahan dasar kulit jeruk ini cukup diaduk ke dalam tanah kering. Berdasarkan uji coba tujuh hari, tanah yang diberi eco-gel terbukti tetap lembap.

Tim SMA PPI AMF, yang terdiri atas Thaariq El Haq Bahtiar, Muhammad Kuffih Taqiyuddin, Naufal Azka Fathony, Khairunnisa Aqila Nurrahima, Lintang Zhafira Nuha, dan Naila Hana Rosyida, meraih medali perak. Penelitian mereka berjudul ‘Revitalization of the Javanese Language in the Modern Era Through a Digital Learning App, Aksara’ berfokus pada pelestarian bahasa Jawa melalui pengembangan aplikasi pembelajaran digital.

Rasa bangga dirasakan Khairunnisa. Ia mengaku tidak menyangka penelitian timnya mampu meraih prestasi di ajang internasional. “Semoga penelitian kami bisa benar-benar dimanfaatkan masyarakat.”

Pembina Kelas Karya Tulis Ilmiah PPI AMF, Nabila Almayda, bangga atas proses dan capaian para santri. Menurutnya, prestasi ini menjadi langkah awal yang sangat baik untuk pengembangan potensi santri ke depan. “Lebih membanggakan lagi, ini event pertama yang mereka ikuti dan mereka mampu menunjukkan usaha dan potensi terbaik,” ujarnya.

Dalam proses pembinaan, Nabila mengenalkan penulisan karya tulis ilmiah beserta strukturnya sejak awal pembelajaran. Para santri dibekali kemampuan menulis artikel ilmiah. Untuk tim SMP, pembinaan juga mencakup analisis laboratorium dari pembuatan eco-gel hingga pengujian kelembapan, pH, dan intensitas cahaya tanah selama tujuh hari. Sementara tim SMA lebih banyak melakukan konsultasi terkait desain aplikasi serta pengembangan konten dan fitur.

Ke depan, Nabila berharap artikel ilmiah yang disusun para santri dapat dipublikasikan di jurnal bereputasi, minimal terindeks Sinta. Ia juga berencana mendorong santri mengikuti berbagai kompetisi nasional maupun internasional lain agar menghadirkan semakin banyak inovasi. (Faqih)

 

Facebook Comments

Comments are closed.