Bencana Sumatera, Unair Kirim Tenaga Kesehatan Gabungan

mepnews.id – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda berbagai tempat di sisi utara Sumatera dalam beberapa hari terakhir menimbulkan dampak kemanusiaan yang luas. Laporan terakhir BNPB dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, total 914 korban tewas, 389 hilang, serta kehancuran infrastruktur, hingga ribuan warga mengungsi.

Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) menggerakkan Unit Siaga Bencana untuk membantu korban terdampak. “Tim tenaga kesehatan kami siapkan untuk memberikan bantuan korban banjir dan longsor Sumatera,” kata Prof Dr Eighty Mardiyan dr SpOG SubSp Urogin RE selaku Dekan FK Unair.

Tim gabungan ini terdiri dari FK Unair, RS Unairdan RSUD dr Soetomo atas nama dr M. Hardian Basuki SpOT(K), dr Airi Mutiar, SpAn(K), dr Arya Wiradewa, dr Yehezkiel Edward dan dr Zulfikar Loka Wicaksana.

Tim bergerak melalui jalur darat dari Medan pada Jumat 6 Desember 2025, dan kini mereka berhasil sampai di Aceh Tamiang. Berdasarkan laporan dari tim, kondisi Aceh Tamiang cukup menyedihkan karena tidak ada fasilitas kesehatan yang bisa dimanfaatkan.

Tim merasa harus berkoordinasi dengan pihak terkait, dan telah dilakukan diskusi dengan Wakil Bupati Aceh Tamiang terkait rencana pendirian pos kesehatan. “Ada klinik yang akan kami manfaatkan dan kami telah mendapat ijin pemilik. Semoga ini dapat menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan pasca bencana,” ungkap dr Airi.

Unair terus memperluas dukungan untuk bencana banjir dan longsor Sumatera. Termasuk mengirim tim kesehatan lanjutan, bantuan logistik dan tim lain yang diperlukan. Tenaga kesehatan dan obat-obatan telah disiapkan untuk mendukung layanan kesehatan.

Facebook Comments

Comments are closed.