DPMA IPB Gelar Program Sekolah Kopi

mepnews.id – Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA) IPB University menggelar program Sekolah Kopi di tahun 2024. Program ini diikuti peserta mahasiswa dan masyarakat di lingkar kampus.

Dijelaskan situs resmi ipb.ac.id edisi 16 Agustus 2024, Sekolah Kopi merupakan program yang memberikan pengetahuan terkait komoditas kopi. Mulai proses pemetikan biji kopi dari tanaman sampai tahap penyeduhan kopi yang dapat dihidangkan ke penikmat. Program ini dilaksanakan di BSP Farm, Agribusiness and Technology Park (ATP), dan di Sobatani Cafe, yang semuanya di Bogor.

Hari pertama, peserta mempelajari pengolahan kopi primer di lahan kebun milik BSP Farm di Cigombong, Bogor. Peserta dapat memperdalam pengetahuan wawasan terkait karakteristik tumbuhan kopi jenis robusta dan kopi jenis arabika.

“Pada materi pengolahan kopi primer, peserta dikenalkan dengan berbagai jenis proses pascapanen kopi. Para peserta juga melakukan sortir biji kopi hijau secara langsung sehingga diharapkan dapat mengetahui biji terbaik untuk bisa diolah lebih lanjut,” ujar Yudha Berliandi, salah satu mahasiswa IPB University.

Hari kedua dan ketiga, peserta mempelajari pengolahan kopi sekunder. Di sesi ini, peserta bisa mengetahui biji kopi memiliki cita rasa dan aroma berbeda di setiap daerah Indonesia.

“Peserta juga dibekali pengetahuan untuk mengetahui profil roasting biji kopi. Diharapkan mereka akhirnya mengetahui penyeduhan kopi yang baik dengan jenis profil roasting yang mereka dapatkan,” ujar Yudha.

Peserta Sekolah Kopi juga diajak melakukan beberapa jenis teknik penyeduhan di Sobatani Cafe.

“Mereka belajar membuat jenis minuman espresso dengan teknik manual dan menggunakan mesin. Selain itu, para peserta bisa membuat kopi susu gula aren dengan resep dan versi para peserta,” jelas Yudha.

Dr Mohammad Iqbal Irfany, Asisten Direktur Kewirausahaan Sosial DPMA IPB University, turut hadir sekaligus mencicipi seduhan kopi yang disajikan para peserta program Sekolah Kopi. (*/Lp)

 

Facebook Comments

Comments are closed.