KKN-PPM UGM Pasang Pemanen Air Hujan di Pulau Karampuang

mepnews.id – Sebanyak 30 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan pengabdian di Pulau Karampuang, Mamuju, Sulawesi Barat. Salah satu program kerjanya memasang teknologi pemanen air hujan untuk memenuhi kebutuhan air di dua dusun.

“Dari 11 dusun, ada dua yang kami survei belum dialiri PDAM. Di dusun yang sudah teraliri PDAM pun, kadang air mengalir seminggu sekali,” kata Ardy Mahdi Nugroho, Kormandan KKN Unit Karampuang, lewat situs resmi ugm.ac.id edisi 10 Juli 2024.

Ardy memberikan presentasi tentang berbagai program kerja di Karampuang dalam 50 hari KKN-PPM hingga 19 Agustus 2024. Pulau itu bisa dijangkau sekitar 20 menit dari kota Mamuju lewat kapal nelayan. Di situ terdapat 1 desa dan 11 dusun dihuni 3.000 penduduk dengan 900 kepala keluarga.

Mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi Fisipol ini menerangkan, Dusun Nangka dan Dusun Sepang kesulitan mendapatkan air bersih. Pihaknya berencana memasang alat pemanen air hujan di salah satu dusun sebagai instalasi percontohan. Dengan alat ini, air hujan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan air karena dilengkapi penyaring.

“Kapasitasnya 1200 liter. Alat ini langsung menyaring air hujan sebelum asam untuk menjadi air bersih. Di sini air sumur umumnya payau. Dengan alat ini, kebutuhan air tawar bisa terpenuhi,” katanya.

Ghibran Nabil Putra, mahasiswa KKN-PPM dari Teknik Infrastrukur Lingkungan Fakultas Teknik, menuturkan pihaknya juga akan memasang lampu penerangan jalan menggunakan tenaga surya. Lampu dipasang di empat titik yang menghubungkan perbatasan antar dusun. Biasanya, jalan antar dusun gelap gulita jika malam.

Warga pulau ini memenuhi kebutuhan listrik dari empat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Karena semakin bertambahnya rumah penduduk, lampu menyala semakin singkat. “Jika musim hujan sering tidak menyala,” terangnya.

Fadli, pemuda karang taruna Desa Karampuang, mengapresiasi program pemasangan teknologi pemanen air hujan. Dia berharap program kerja mahasiswa bisa memberikan manfaat bagi warga Karampuang. “Semoga program kerja mahasiswa KKN-PPM UGM memberikan dampak positif bagi masyarakat. Apalagi beberapa program sinkron dengan program kerja pemuda karang taruna,” ujarnya.

Kepala Desa Karampuang, Ahmad Ali, mengapresiasi kedatangan mahasiswa KKN-PPM UGM yang sebelumnya pernah diterjunkan pada 2019. Ia mengharapkan kedatangan mahasiswa UGM kali ini bisa memberikan edukasi bagi masyarakat untuk lebih maju dalam mengembangkan potensi. (Gusti Grehenson)

Facebook Comments

Comments are closed.