mepnews.id – Liburan sekolah wajib diisi kegiatan yang ‘jauh’ dari keseharian di sekolah maupun di rumah. Kegiatan semacam itu bisa menambah motivasi hidup anak, bisa membangun visi dan mengenal kehidupan nyata di masyarakat.
Hal itu disampaikan Yusron Aminulloh, CEO DeDurian Park Group, saat membuka ‘Student Motivation Camp’ (SMC) 5-7 Juli 2024 di Kampus Alam DeDurian Park, Wonosalam Jombang.
“Saat liburan, segera letakkan HP, tinggalkan rutinitas sekolah, lalu pindah dari keseharian di rumah, agar menemukan dunia lain, menikmati suasana lain, bahkan mengenal teman baru dari kota lain dan pulau lain, agar bisa membangun network sejak dini,” tegas Yusron yang juga Master Trainer MEP.
SMC 2024 dihadiri peserta dari berbagai daerah. Ada yang dari Surabaya, Jombang, Sidoarjo, Pasuruan, bahkan dari Bali, Samarinda, juga Palangkaraya. Mereka, dalam tiga hari, hidup dalam kebersamaan.
“Namanya memang camp. Berkemah. Tapi mereka tidak tidur di tenda. Tidurnya di vila. Karena musim dingin, fasilitasnya premium. Alhamdulillah, tiga hari mereka nyaman,” tambah Yusron yang juga Ketua ISMI Jawa Timur.
Damanhuri, GM DeDurian Park sebagai penanggung jawab acara, menjelaskan, “Anak-anak hanya 30% dimasukkan kelas teori, karena70% langsung praktik kecerdasan spiritual, kecerdasan komunikasi. kecerdasan sosial dan kecerdasan finansial.”
Sarjana lulusan UB Malang ini menjelaskan, kecerdasan spiritual menyangkut pembiasaan ibadah, sholat 5 waktu berjamaah, mengaji Al Quran dan teorinya oleh Ustadz Ghozali dari pesantren Bumi Al Quran Wonosalam Jombang.

Menetesi batin peserta dengan ayat-ayat suci Al Quran dan penerapannya.
Materi kecerdasan finansial diajarkan oleh Arvan Sipayung, Direktur Operasional Wonosalm City Park. Materi ini lanjut praktik wawancara ke rumah penduduk, ke warung, ke tukang kayu dan seterusnya.
“Ini mengasah kecerdasan finansial bersamaan dengan kecerdasan sosial,” kata Daman Huri.
Kecerdasan komunikasi diajarkan melalui praktik public speaking oleh Septyan penyiar radio.
Peserta juga diasah fisik dan teamwork dengan jalan susur gunung, outbound dengan flying fox, dan permainan ketrampilan lain.
Para peserta mengaku bahagia bisa ikut SMC 2024.
“Kami mendapat teman baru dan suasana yang baru. Training ini alhamdulillah banyak diajak praktik soal merencanakan masa depan, bahkan memahami literasi finansial, cara mengelola keuangan. Praktik ibadah 5 waktu. Kami senang dan ingin ikut lagi,” tegas Nabilq Jasmnie Alexandria, siswa SDIT Permata, Surabaya.
“Saya merasakan banyak hal baru. Suasana dan sahabat baru. Tiga hari bersama itu menemukan bahwa setiap anak punya sifat berbeda, syukur pembimbing bisa mengarahkan,” tegas Alma Anditia. SMP Negeri 1 Pandaan Pasuruan.
Peserta dari Kalimantan beda lagi pendapatnya. “Ini acara seru, asyik, banyak pelajaran baru. Menarik bagi saya. Pelajaran public speaking, literasi finansial, keren,” tegas Belvania Ayunindya dari MIN 2 Palangkarya, Kalteng. ***


