UNP Kirim Tim Penanggulangan Bencana Galodo Sumbar

mepnews.id – Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof Ganefri PhD, Minggu 12 Mei 2024, gerak cepat membentuk tim penanggulangan bencana alam Sumatera Barat.

Prof Ganefri

Hujan lebat memicu galodo (banjir bandang dan lahar dingin) Sabtu malam 11 Mei. Saat berita ini diturunkan, disebut 28 orang tewas. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan jumlah korban bisa terus bertambah karena empat orang masih dinyatakan hilang.

Tim UNP diketuai Prof Dr Anton Komaini MPd, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), segera melakukan kunjungan ke beberapa titik lokasi bencana di sejumlah titik rawan bencana pada Minggu 12 Mei.

Prof Ganefri PhD melalui keterangan pers mengatakan membentuk tim dan menganggarkan bantuan untuk korban bencana melalui LPPM UNP.

“Selain itu, tim Unit Kegiatan Mahasiswa MPALH, Menwa, Pramuka dan KSR UNP telah dan akan diterjunkan. Kami sedang koordinasi dengan bagian kemahasiswaan. Kami akan menggelar Festival Kebangsaan Nasional yang nanti kami integrasikan dengan aksi kemanusiaan pada tanggal 18 Mei,” Ganefri yang juga akan ikut Pilkada Gubernur.

Galodo turun dari selingkaran Gunung Singgalang dan Marapi mengalir deras membawa material campuran tanah, batu, limbah kayu hingga rumpun bambu. Banjir bandang ini menerjang anak sungai dan menerobos jalan yang mengarah ke Ngarai Sianok.

Daerah terdampak antara lain Galudua, Koto Tuo, di Kabupaten Agam. Begitu juga menimpa kawasan Balingka dan Malalak Timur di Kabupaten Agam. Sejumlah titik di Kabupaten Tanah Datar juga kena dampaknya.

Jalan ke Maninjau putus dan sejumlah rumah hanyut.

Facebook Comments

Comments are closed.