Stiker Anti-radiasi Berbahan Daun Lidah Mertua

mepnews.id – Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Jenderal Soedirman membuat karya inovasi produk stiker biomaterial anti-radiasi dengan mengangkat nilai estetika seni batik Banyumas.

Dikabarkan situs resmi unsoed.ac.id, tim itu dibimbing dosen Indah Setiawati SP MP, diketuai Mahila Asana (Program Studi Agribisnis) dengan anggota Tenri Ayuni Ratna Ade Chinta (Program Studi Agribisnis), Khairun Nisa (Program Studi Kimia), Kurnia Sandi (Program Studi Fisika).

Tim Mahasiswa Unsoed meneliti stiker anti-radiasi elektrik.

Mahila Asana mengatakan, stiker ini menggunakan bahan biomaterial extra simplisia daun lidah mertua (sansevieria) dan serat rami yang dicampur. Komposit ini efektif membantu mengurangi pemaparan radiasi dari perangkat elektronik.

“Produk ini dilatarbelakangi hasil riset yang menyatakan interaksi manusia dengan perangkat elektronik seperti hp laptop dll berada pada intensitas di atas rata-rata normal dan memiliki kemungkinan gejala electrical hypersensitivity. Produk ini hadir sebagai solusi alternatif bagi pengguna perangkat elektronik untuk mengurangi tingkat radiasi elektromagnetik,” jelasnya.

“Telah dilakukan perumusan formulasi dan pengujian produk menggunakan alat GM3120 dan DT1300. Hasil pengujian pada formulasi yang kami gunakan menunjukkan penurunan radiasi sekitar 75%,” ungkapnya.

Keunggulan produk ini adalah menggunakan bahan biomaterial sehingga ramah terhadap lingkungan. Desain produk ini minimalis dan universal untuk segala perangkat elektronik. Bisa menjadi produk pendukung gaya hidup. Selain itu, produk ini menerapkan motif Batik Banyumas yang memiliki nilai estetika budaya.

Facebook Comments

Comments are closed.