mepnews.id – Universitas Udayana (Unud), melalui Unit Pengembangan Kewirausahaan (UPK), menyelenggarakan Bimbingan Teknis Mahasiswa Penerima Pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2023. Dalam rangka penguatan strategi P2MW menuju KMI EXPO, bimbingan dilakukan di Aula Wiswakarma, Fakultas Teknik Kampus Sudirman Denpasar, Jumat 18 Agusttus 2023.
Situs resmi unud.ac.id mengabarkan, Bimbingan Teknis dibuka Kepala Biro Kemahasiswaan mewakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. Pesertanya 12 kelompok mahasiswa yang lolos pendanaan Kementerian. Narasumbernya Wisnu Dewobroto dengan materi penguatan strategi P2MW menuju KMI EXPO dan pendampingan tim penerima pendanaan P2MW. Moderatornya Ari Mogi.
Ketua UPK Unud, Dr Ni Putu Sutramiani, menyampaikan Universitas Udayana turut serta kegiatan P2MW sejak Maret 2023. Pada tahap pengumpulan, pihaknya menerima 45 proposal. Setelah diverifikasi, 29 proposal dinyatakan layak. Yang diajukan 14 proposal karena ada batasan maksimal setiap kategori. Berdasarkan pengumuman Juli, 12 proposal dinyatakan lolos pendanaan dan telah mengikuti serangkaian kegiatan P2MW hingga bimtek saat ini.
Ia berharap program ini mendorong perkembangan kewirausahaan di Universitas Udayana khususnya di kalangan mahasiswa. “Besar harapan kami, materi yang diberikan narasumber membuat tim yang lolos pendanaan dapat lolos dan berpartisipasi di KMI EXPO.”
Kepala Biro Kemahasiswaan, Dr I Ketut Kartika, menyampaikan bimbingan teknis ini diberikan kepada penerima P2MW yang merupakan kelanjutan dari PMW. Bimtek ini bertujuan bagaimana mahasiswa yang lolos pendanaan dari Kementerian bisa menuju KMI EXPO. Di sana lah ajang pameran produk yang akan dipertandingkan. Ditargetkan, dari 12 kelompok ini, ada yang bisa mewakili Unud ke KMI EXPO. Untuk itu pihaknya mendatangkan narasumber yang diharapkan dapat memberikan bimbingan sehingga nantinya bisa lolos melaju mewakili Unud ke KMI EXPO.


