Unimus Panen Perdana Bersama Petani Kendal

mepnews.id – Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), melalui Program Studi S1 Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), menggelar panen raya padi perdana bersama kelompok tani binaan di Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Senin 6 April 2026. Kegiatan ini menjadi bukti sinergi perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong kemandirian pangan serta peningkatan kesejahteraan petani.

Dikabarkan situs resmi unimus.ac.id, panen perdana dilaksanakan di lahan 3.840 m² dengan varietas padi Inpari 32 yang menghasilkan estimasi panen 2,5 ton. Ini hasil pendampingan intensif Prodi Agribisnis Unimus kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sido Makmur. Program pendampingan berkelanjutan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mengintegrasikan edukasi, inovasi pertanian, serta penguatan kelembagaan petani.

Acara dihadiri jajaran pimpinan Unimus, antara lain Rektor Prof Dr Masrukhi MPd, para Wakil Rektor, Dekan FEB, serta sivitas akademika. Turut hadir Wakil Bupati Kendal, H Benny Karnadi SAg, perwakilan pemerintah daerah, serta unsur masyarakat dan kelompok tani setempat.

Rektor menegaskan, kegiatan ini wujud nyata kontribusi kampus kepada masyarakat. “Panen perdana menjadi bukti bahwa kampus harus hadir dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujarnya.

Wakil Bupati Kendal mengapresiasi kontribusi Unimus dalam mendukung program ketahanan pangan di daerah. “Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti di satu titik, tetapi terus diperluas agar semakin banyak desa merasakan manfaat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kendal.”

Fathurohman, Ketua Kelompok Tani, menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan Unimus karena ada peningkatan pengetahuan dan hasil panen. “Alhamdulillah, kami mendapatkan banyak ilmu baru, dari teknik budidaya hingga pengelolaan hasil panen. Hasilnya juga lebih baik dibanding sebelumnya.”

Imam, perwakilan kelompok tani lainnya, menilai kolaborasi ini membuka wawasan petani terhadap inovasi pertanian modern. “Kami jadi lebih memahami cara bertani yang efektif dan efisien. Harapannya, kerja sama ini bisa terus berlanjut agar kami semakin mandiri.”

Dalam rangkaian kegiatan, juga dilakukan launching produk beras unggulan ‘SUNRICE’ serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen keberlanjutan kerja sama antara Unimus dan kelompok tani.

Facebook Comments

POST A COMMENT.