Unpatti Dukung Gerakan Penanaman Sejuta Pohon BPOM

mepnews.id – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Maluku menggandeng Universitas Pattimura menggelar Gerakan Penanaman Sejuta Pohon pada Rabu, 25 Februari 2026, di Pelataran Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Lima ratus bibit pohon mangga aroma manis disiapkan BPOM untuk kegiatan tersebut.

Dikabarkan situs resmi unpatti.ac.id, Rektor Prof Dr Fredy Leiwakabessy MPd menekankan pentingnya sinergi antar lembaga dalam membangun daerah melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, lingkungan, dan keberlanjutan. Gerakan penanaman satu juta bibit ini bagian dari upaya memperkuat ekosistem pangan dan obat-obatan yang berkualitas.

SekDa Provinsi Maluku, Ir Sadali Ie MSi IPU, menegaskan Pemerintah Provinsi memberikan apresiasi terhadap inisiatif penanaman pohon. Dari 500 yang ditanam, diharapkan tingkat keberhasilan minimal mencapai 75 persen. “Pohon memiliki fungsi ekologis sekaligus ekonomis. Secara ekologis, hutan tropis berperan dalam penyerapan karbon yang signifikan. Dari sisi ekonomi, skema perdagangan karbon yang kini mulai diatur melalui kebijakan nasional membuka peluang pemanfaatan nilai ekonomi dari jasa lingkungan.”

Kepala BPOM Maluku, Ismail SSi SFarm MP, membeberkan institusinya selama ini dikenal melalui fungsi laboratorium, pengujian, sertifikasi, penerbitan izin edar, serta pengawasan pre-market dan post-market. Namun, misi besar BPOM sejatinya adalah memberikan perlindungan menyeluruh kepada masyarakat. Perlindungan tersebut juga melalui dukungan terhadap ekosistem sehat sebagai sumber bahan baku yang aman dan berkualitas.

Program penanaman sejuta pohon merupakan bagian dari komitmen tersebut. Secara nasional, BPOM menargetkan penanaman satu juta pohon dalam kurun waktu tiga tahun. Untuk wilayah kerja BPOM di Ambon, target yang ditetapkan 12.000 pohon di sembilan kabupaten/kota. Hingga saat ini, 4.000 pohon telah ditanam termasuk 500 di Universitas Pattimura.

Facebook Comments

POST A COMMENT.