mepnews.id – Upaya menyiapkan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin menghadapi dunia pascakampus dilakukan melalui penguatan akademik dan pengembangan minat, bakat, dan keahlian nonakademik. Hal ini tercermin dalam kegiatan pembinaan soft skill bertajuk ‘7 Habits of Highly Effective People’ yang diikuti mahasiswa ULM binaan Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN).
dikabarkan situs resmi ulm.ac.id edisi 8 Januari 2026, 123 mahasiswa penerima Beasiswa Indonesia Bright Future Leaders (IBFL) dari ULM dan Universitas Palangkaraya (UPR) mengikuti program pembinaan pada 6 Januari di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM. Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan nonakademik YABN.
Ketua YABN, Zuraida Murdia Hamdie, menegaskan program beasiswa tidak hanya berfokus pada dukungan finansial seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT), biaya hidup, dan tempat tinggal. Menurutnya, pembinaan soft skill dan karakter justru menjadi fondasi penting bagi mahasiswa agar mampu beradaptasi dan bersaing setelah lulus.
Melalui kerja sama ULM dan mitra pelatihan Dunamis, konsep 7 Habits dipilih untuk membantu mahasiswa membangun kesadaran diri, kepemimpinan personal, serta kemampuan bekerja secara efektif bersama orang lain. Pembinaan ini dirancang secara berjenjang dan berkelanjutan, mulai dari pengenalan 7 Kebiasan, dilanjutkan Find Your Voice, hingga Career Readiness.
Bagi mahasiswa ULM, program ini menjadi ruang pembelajaran penting untuk mengasah keahlian nonteknis yang kerap tidak diperoleh secara langsung di bangku kuliah. Muhammad Nasir, mahasiswa FEB ULM, menilai pelatihan ini bukan sekadar kegiatan tambahan melainkan bekal membentuk pola pikir dan karakter kepemimpinan sejak dini. “Target saya menjadi pribadi yang lebih baik dan menjadi pemimpin masa depan,” ungkapnya.
Melalui pembinaan ini, mahasiswa ULM dipersiapkan sebagai lulusan yang memiliki karakter kuat, kebiasaan positif, serta keterampilan kepemimpinan.


