mepnews.id – Universitas Bengkulu (Unib) mendukung kesiapsiagaan bencana dan pelayanan kesehatan masyarakat dengan menyerahkan bantuan satu ambulans kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu. Bantuan diserahkan saat Apel Siaga Antisipasi Bencana Hidrometeorologi , Selasa 23 Desember 2025, di halaman Kantor Gubernur Bengkulu.
Dikabarkan situs resmi unib.ac.id, apel siaga dipimpin Wakil Gubernur Bengkulu Ir Mian, dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), ratusan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI, Polri, dan pemangku kepentingan terkait lainnya. Rektor Unib Prof Dr Indra Cahyadinata SP MSi turut hadir bersama Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Umum, Dr Yulian Fauzi SSi MSi.
Kegiatan dilaksanakan sebagai langkah antisipatif menyusul imbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi kemunculan Siklon Tropis 91S yang berpeluang berdampak pada wilayah Bengkulu. Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama seluruh unsur terkait, termasuk Universitas Bengkulu, terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Dalam rangkaian apel siaga, Prof Indra Cahyadinata secara simbolis menyerahkan mobil ambulans kepada Wakil Gubernur Bengkulu. Ambulans ini selanjutnya disalurkan kepada instansi terkait guna mendukung penanganan darurat serta meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Bengkulu.
“Kami selalu bersinergi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mendorong kemajuan daerah. Di satu sisi, Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan hibah lahan seluas kurang lebih dua hektare kepada Unib di kawasan Kandang Limun untuk pengembangan infrastruktur kampus. Di sisi lain, Unib mendukung program Bantu Rakyat melalui penyerahan satu unit mobil ambulans. Sinergi dan kolaborasi nyata seperti ini akan terus kita tingkatkan, termasuk di bidang lainnya,” ujar Prof Indra.
Prosesi penyerahan bantuan ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Dr Herwan Antoni. Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kendaraan ambulans dan diakhiri dengan sesi foto bersama. (Purna Herawan)


