Mahasiswa UNP Bantu Korban Banjir Padang

mepnews.id – Banjir bandang menerjang 34 titik di Sumatra Barat dalam kurun waktu 26 – 29 November 2025. Salah satu wilayah terdampak parah adalah Jorong Padang Belimbing, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.

Data dari Pemerintah Nagari Koto Sani mengungkapkan, warga terdampak 111 KK di Padang Belimbing, 26 KK di Jorong Kasiak dan 9 KK di Jorong Ujuang Ladang. Padang Belimbing terparah dengan 11 rumah hanyut, 27 rusak berat dan 18 rusak sedang/ringan. Perekonomian masyarakat terpukul; 5 Ha kolam ikan beserta isinya dan 37 Ha sawah tersapu banjir. Kerugian milyaran rupiah.

Situs resmi unp.ac.id mengabarkan, Universitas Negeri Padang (UNP)  UNP saat ini melakukan pemetaan bantuan untuk wilayah-wilayah terdampak di Sumatra Barat baik untuk sivitas maupun masyarakat umum. Rektor Dr Ir Krismadinata ST MT PhD memberikan arahan timnya melakukan upaya pemberian bantuan darurat kepada warga terdampak.

Khusus untuk Koto Sani, pada tahap awal tim UNP memberdayakan mahasiswa yang sedang melakukan program Kampus Berdampak. Tim Kampus Berdampak Koto Sani diperkuat tim Kampus Berdampak Tanjung Bingkung bergabung dengan tim tanggap darurat di lokasi. Selain melakukan penggalangan dana, tim mahasiswa ini turut membantu melakukan pembersihan rumah, sekolah dan lainnya.

Pemerintah Nagari Koto Sani, melalui Sekretaris Nagari Maimirda, menyampaikan ucapan terima kasih kepada UNP sekaligus menyampaikan harapan bantuan berikutnya karena luasnya dampak yang dirasakan masyarakat. Sampai saat ini, di Nagari Koto Sani terdapat 448 jiwa terdampak bencana dan 349 jiwa di antaranya terkonsentrasi di Jorong Padang Belimbing.

Dr Nofrion MPd, Kepala Sub Direktorat Inovasi Pembelajaran, PJJ dan RPL, Direktorat Akademik UNP, yang bertindak sebagai pembimbing program Kampus Berdampak UNP, menyampaikan pihaknya terus memantau kondisi mahasiswa di lapangan dan memberikan dukungan sesuai kebutuhan.

Facebook Comments

POST A COMMENT.