MEPNEWS.ID-Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri mendapat kunjungan istimewa dari Grace Ou, Director of the Education Division, Taipei Economic and Trade Office (TETO) Jakarta. Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan berbagai peluang studi dan beasiswa di Taiwan kepada sivitas akademika STAIMAS.
Acara yang berlangsung di kampus STAIMAS Wonogiri itu dihadiri oleh Pembina Yayasan Karya Emas Center, Hj. Endang Maria Astuti, S.Ag., S.H., M.H., jajaran pimpinan kampus, dosen, dan tenaga kependidikan. Dalam kesempatan itu, Grace Ou memberikan apresiasi kepada Ketua STAIMAS, Atik Nurfatmawati, S.E., M.I.Kom., atas inisiatif menjalin komunikasi awal dengan TETO sebagai pintu pembuka kerja sama pendidikan internasional.
Dalam presentasi bertajuk “Uncover Your Opportunities in Taiwan”, Grace Ou menjelaskan bahwa Taiwan kini memiliki lebih dari 148 universitas unggulan dengan reputasi global dan sistem pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.
“Taiwan menawarkan pendidikan kelas dunia dengan biaya kuliah dan biaya hidup yang terjangkau. Kami menyediakan berbagai jenis beasiswa untuk mahasiswa dan dosen dari Indonesia,” jelasnya.
Ia juga memperkenalkan dua program unggulan dari Kementerian Pendidikan Taiwan (MOE), yaitu Taiwan Scholarship dan Huayu Enrichment Scholarship (HES). Kedua program ini membuka kesempatan bagi mahasiswa dan tenaga pendidik untuk menempuh studi akademik maupun memperdalam bahasa Mandarin di Taiwan, dengan dukungan penuh dari pemerintah.
Lebih lanjut, Grace Ou menyampaikan bahwa dosen STAIMAS Wonogiri akan mendapat kuota khusus beasiswa doktoral mulai tahun depan. “Kami berharap para dosen dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan memenuhi kualifikasi dan rekomendasi dari pimpinan kampus,” tambahnya.
Ketua STAIMAS Wonogiri, Atik Nurfatmawati, menyambut baik kerja sama ini.
“Kunjungan TETO menjadi momentum penting bagi STAIMAS untuk memperluas wawasan global. Ini bukan sekadar tawaran beasiswa, tetapi juga inspirasi agar dosen dan mahasiswa berani menembus batas akademik,” ungkapnya.
Suasana dialog berlangsung interaktif, ditandai dengan antusiasme para dosen yang aktif bertanya mengenai peluang studi, riset bersama, dan kerja sama akademik dengan universitas di Taiwan.
Melalui kunjungan ini, STAIMAS Wonogiri berharap dapat memperkuat jejaring internasional, membuka peluang kolaborasi riset lintas negara, serta mendorong terciptanya ekosistem akademik yang berorientasi global di lingkungan kampus.



POST A COMMENT.