mepnews.id – Program pertukaran mahasiswa antara Politeknik Negeri Jember (Polije) dengan Jiangsu Agri-Animal Husbandry Vocational College, Cina, kembali digelar secara tatap muka setelah sempat terhenti akibat pandemi.
Dikabarkan situs resmi polije.ac.id, empat mahasiswa laki-laki dan empat mahasiswa perempuan asal Jiangsu tiba di Polije untuk belajar selama satu semester penuh didampingi seorang profesor yang tinggal di kampus.
Ma Rui, salah satu peserta, sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan berharap bisa meningkatkan kemampuan komunikasi, memperkuat semangat belajar, sekaligus menjalin persahabatan dengan mahasiswa Indonesia. “Makanan di sini enak, meski cuacanya panas sekali. Kampus Polije juga indah,” ujar Ma Rui.
Profesor Wang Li Hong, dosen Jiangsu yang mendampingi rombongan, menilai kerja sama pertukaran mahasiswa ini memberikan banyak manfaat. “Program ini membuka kesempatan mahasiswa mempelajari ilmu, teknologi, dan keterampilan praktis, terutama di bidang peternakan dan konstruksi.”
Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Polije, Agung Wahyono SP MSi PhD, menjelaskan program ini sudah terjalin sejak 2016. Namun, pandemi COVID-19 pada 2021 menghentikan kegiatan. “Program kami lanjutkan melalui Online Exchange Learning. Mulai 2025, kami kembali menyelenggarakannya secara tatap muka,” jelas Agung.
Selama satu semester mendatang, para mahasiswa Jiangsu mengikuti berbagai kegiatan akademik dan praktik di Polije. Mereka akan mempelajari ilmu peternakan, pertanian, hingga teknologi vokasi lain yang relevan dengan bidang studi mereka.
Tahun depan, Polije mengirimkan mahasiswa dari Program Studi Produksi Ternak untuk mengikuti pertukaran di Jiangsu. Program ini diharapkan semakin memperkuat kerja sama internasional sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di bidang peternakan.


