UMM Dikunjungi Staf Kongres Amerika

mepnews.id – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima kunjungan staf Kongres Amerika Serikat melalui Kementerian Luar Negeri, 8 Agustus 2025. Kunjungan ini sekaligus menengok American Corner di UMM dan menjadi wadah diskusi moderasi beragama.

“Diskusi ini membahas bagaimana moderasi Islam di UMM serta melihat seperti apa penerapannya di tengah berbagai mahasiswa dan kalangan akademik yang memiliki latar belakang budaya dan agama berbeda,” kata M. Salis Yuniardi PhD Wakil Rektor IV, lewat situs resmi umm.ac.id.

Dalam sambutannya, Salis tak hanya mengenalkan UMM secara umum, namun juga menjelaskan UMM merupakan kampus Islam progresif. Contoh hasil moderasi Islam dalam program deradikalisasi antara lain terhadap Ali Fauzi mantan anggota jaringan terorisme Bom Bali.

“UMM tidak hanya menerapkan moderasi beragama, tapi juga progresif untuk bisa mengatasi berbagai tantangan,” katanya.

Prof Gonda Yumitro PhD, pakar penelitian deradikalisasi dan terorisme, menjelaskan terorisme tidak hanya terkait ideologi namun juga bisa dilatarbelakangi faktor kurangnya keilmuan akan Islam, faktor ekonomi, serta faktor lainnya yang lebih kompleks. Terlebih lagi, tujuannya bukan untuk menghilangkan nyawa seseorang, namun untuk menyebarluaskan ketakutan di masyarakat.

“Selama 13 tahun saya meneliti, banyak sekali latar belakang lebih kompleks terkait alasan mereka terjun ke terorisme dan bagaimana pola mereka menyebarkan ketakukan ke masyarakat secara langsung maupun melalui media sosial,” ujar Gonda.

Delegasi Kongres Amerika Serikat juga menyambangi American Corner di UMM serta Campus Tour. Ini sebagai upaya untuk lebih mendekatkan dengan lingkungan dan suasana akademik yang ada di UMM.

Facebook Comments

Comments are closed.