mepnews.id – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo berubah status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Perubahan status ini seiring terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) terkait perubahan bentuk Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). Keppres itu diserahkan Menteri Agama RI, 26 Mei 2025.
Dikabarkan situs resmi iainponorogo.ac.id, momentum ini diiringi penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui pelantikan 124 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari kalangan dosen dan tenaga kependidikan. Pelantikan ini bagian dari agenda nasional Kementerian Agama RI, yang serentak melantik 71.010 PPPK di seluruh Indonesia.
Rektor Prof Dr Hj Evi Muafiah MAg, saat menerima Keppres di Sekretariat Negara di Jakarta, mengungkapkan perubahan status ini sudah dinantikan sejak tiga tahun lalu. “Kami tentunya bahagia.”
Perubahan status ini juga diiringi peningkatan mutu. UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo akan menambah fakultas serta membuka beberapa prodi baru. Fasilitas dan insfratuktur akedemik juga ditambah.
Untuk SDM, 122 PPPK dilantik di Graha Watoe Dhakon, Kampus I, dan dua lainnya mengikuti prosesi secara daring dari Arab Saudi karena sedang menunaikan ibadah haji. Pelantikan dihadiri jajaran pimpinan universitas. Sebelum prosesi pelantikan, seluruh PPPK mengikuti penanaman pohon sebagai bentuk penguatan ekoteologi.
Selain IAIN Ponorogo yang jadi universitas, ada sembilan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) lainnya yang turut bertransformasi pada 26 Mei 2025:
- Universitas Islam Negeri Abdul Muthalib Sangadji Ambon
- Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri
- Universitas Islam Negeri Sunan Kudus
- Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
- Universitas Islam Negeri Madura
- Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
- Universitas Islam Negeri Palangka Raya
- Universitas Islam Negeri Palopo
- Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksamana Bengkalis (dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri)
Lalu, ada perguruan tinggi keagamaan Hindu, yakni Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan di Singaraja menjadi Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan.


