AgriFair UMM Diikuti 120 Tim dari Seluruh Indonesia

mepnews.id – Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar AgriFair 15 Mei 2025. Ratusan siswa dalam 120 tim setingkat SMA dari berbagai penjuru Indonesia bersaing secara daring membeberkan berbagai ide business plan.

Lewat situs resmi umm.ac.id, Ketua prodi Agribisnis UMM Ary Bakhtiar menjelaskan lomba ini terbuka bagi seluruh siswa SMA sederajat yang mendaftarkan diri sejak Januari 2025. Bukan hanya dari Jawa, peserta juga datang dari Kupang, Batam, berbagai wilayah di Kalimantan, dan lainnya.

Setelah proses ketat seleksi proposal dan administrasi, terpilih 20 tim yang melaju ke babak final. Dalam babak akhir ini, masing-masing tim mempresentasikan business plan di hadapan dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi bisnis.

Setelah proses panjang, didapat tiga juara yaitu Kelompok Seavora dari SMAN 1 Blega (Jawa Timur), Kelompok Tejarasa dari SMAS Muhammadiyah 2 Genteng (Jawa Timur), serta Kelompok Tiga Serangkai dari SMAK Giovanni Kupang (NTT).

Ary Bakhtiar menjelaskan, AgriFair menjadi panggung bagi generasi muda untuk mempresentasikan ide-ide bisnis kreatif dan solutif yang berorientasi pada pertanian, pangan, dan pengembangan kewirausahaan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga media efektif dalam memperkenalkan dunia agribisnis sejak dini. “Melalui AgriFair, siswa dapat mengenal bagaimana merancang dan mempresentasikan ide bisnis secara profesional. Ini bekal penting untuk masa depan mereka,” jelasnya.

Tema lomba ini ‘Inovasi Bisnis dalam Mendukung Blue and Green Economy untuk Masa Depan Berkelanjutan’. Para peserta diajak merancang ide bisnis yang tidak hanya potensial secara ekonomi tetapi juga berdampak sosial dan ramah lingkungan.

Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan, Aris Winaya, menekankan pentingnya ajang serupa sebagai bagian dari implementasi Merdeka Belajar. “AgriFair sejalan dengan semangat kampus untuk menghubungkan dunia akademik dengan dunia nyata. Kreativitas mahasiswa dan pelajar sangat kami dukung,” tuturnya.

Facebook Comments

Comments are closed.