Ella, Melesat Terbang Bersama Paralayang

mepnews.id – Namanya, Farahdina Camelia. Sapa saja dia Ella. Hobinya terbang paralayang.

Mahasiswi Prodi S-1 Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini menorehkan berbagai prestasi di tingkat daerah maupun nasional.

Ella, atlet paralayang

Perempuan kelahiran Jombang, 3 Januari 2003, ini tertarik pada paralayang karena pamannya atlet paralayang. Ella terbiasa melihat pamannya terbang. Setelah mencoba, ia jatuh hati pada olahraga ini. Perlahan, prestasi mulai diraih.

Pada Desember 2024, ia juara 3 Kejurda U-23 Putri, juara 3 Liga Jatim Seri 4 U-23 Putri, dan juara 1 Liga Jatim U-23 Putri. Namun, bagi Ella, kemenangan paling berkesan adalah saat meraih juara 1 di Troi Festival Paralayang Indonesia di Alor, NTT.

“Itu kompetisi pertama saya di luar Jawa Timur. Alhamdulillah saya menjadi yang terbaik,” ucap mahasiswi angkatan 2022 itu.

Sulung dari lima bersaudara itu menceritakan suka-duka menapaki prestasi. Di Porprov Jatim 2023, ia nyaris menyerah karena sakit di tengah perlombaan. Namun, setelah mendapatkan perawatan medis dan istirahat, ia kembali bertanding di kategori beregu dan mendapat medali emas di kategori lintas alam (XC).

Saat mengikuti kejuaraan di Lombok, NTB, Oktober 2024, bus yang mengangkut para atlet mengalami kecelakaan sehingga beberapa peserta dirawat ke rumah sakit. Meski selamat dengan luka ringan, Ella merasakan trauma mendalam. Dalam kondisi begitu, Ella tetap bertanding hingga kejuaraan selesai.

“Mengontrol mental itu yang paling sulit. Kadang, saat latihan nilai saya bagus. Tapi saat di kejuaraan, bisa turun drastis. Makanya saya belajar tidak membuka nilai hingga perlombaan selesai, agar tetap fokus,” ujarnya.

Sebagai mahasiswa, Ella dituntut harus pintar membagi waktu antara latihan, kuliah, dan merawat adik-adiknya di rumah.

Ia kurang aktif di organisasi karena harus bersama adik-adiknya. Latihan pun hanya bisa akhir pekan. Jika ada kejuaraan, ia harus mengatur izin kuliah sendiri. Untungnya, Ella mendapat dukungan orang tua, dosen dan teman-temannya.

Dengan mengikuti kejuaraan, ia merasakan banyak manfaat. Ia bisa berkenalan dengan atlet-atlet dari berbagai daerah serta mendapatkan pengalaman terbang di lokasi baru dengan kondisi berbeda.

Motivasi Ella untuk terus berprestasi berawal dari rasa penasaran. Melihat atlet senior berjuang dan meraih medali, ia terpicu mencoba berkembang. Ia bercita-cita masuk Puslatda Jatim, mengikuti PON, serta berlaga di kejuaraan nasional dan internasional.

“Untuk saat ini saya fokus di kategori akurasi dulu. Semoga ke depannya bisa berkembang lebih jauh,” harapnya.

Selain mengejar impian pribadi, Ella juga ingin mengenalkan paralayang kepada masyarakat. Ia berharap olahraga ini bisa lebih dikenal dan diminati generasi muda.

Ella menekankan, berani mencoba dan mau berkembang merupakan prinsip yang dipegang di balik prestasinya. “Niat dan mental itu yang paling penting. Kuatkan niat, hadapi risikonya, dan pasrahkan hasilnya pada Tuhan.” (Zakariya Putra Soekarno)

Facebook Comments

Comments are closed.