Peneliti Unja Survei Ikan Air Tawar di Hutan Gambut

mepnews.id – Tim peneliti dari Universitas Jambi (Unja) mlakukan survei lapangan untuk mendokumentasikan keanekaragaman ikan air tawar di Kawasan Restorasi Ekosistem Riau (RER), Semenanjung Kampar. Penelitian berlangsung sepanjang 2025 untuk memperkaya pemahaman ilmiah mengenai kehidupan akuatik di ekosistem gambut yang unik.

Dikabarkan situs resmi unja.ac.id, RER adalah program restorasi berbasis lanskap di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang, Riau. Program ini bertujuan melindungi dan memulihkan produktivitas hutan yang terdegradasi serta keseimbangan ekosistem gambut. Sejak didirikan 2013, RER mencakup area 150.693 hektare yang kaya keanekaragaman hayati.

Penelitian yang dilakukan Unja saat ini merupakan lanjutan dari survei pada 2016-2017. Dr Tedjo Sukmono SSi MSi, salah satu tim peneliti, menjelaskan tujuan penelitian adalah mengungkap informasi bagaimana ikan air tawar yang hidup di ekosistem gambut.

“Kami ingin memahami lebih jauh bagaimana spesies ikan beradaptasi dengan lingkungan unik. Diharapkan, penelitian ini memberikan wawasan baru tentang keanekaragaman hayati perairan gambut,” ujar Dr Tedjo.

Survei lapangan dimulai Februari hingga Juni 2025. Para peneliti tinggal di hutan gambut beberapa minggu dalam setiap sesi penelitian.

Yoppie Wulanda SPi MSi, satu-satunya perempuan dalam ekspedisi ini, mengungkapkan tantangan selama proses penelitian. “Sebagai satu-satunya perempuan, tentu ada tantangan terutama beradaptasi dengan lingkungan hutan yang ekstrem. Namun, pengalaman ini semakin memperkuat semangat saya dalam memahami ekosistem gambut.”

Hasil survei diharapkan dapat menghasilkan publikasi jurnal internasional serta buku panduan lapangan tentang ikan lahan gambut Semenanjung Kampar. Buku ini bisa menjadi referensi penting bagi akademisi, peneliti, dan praktisi konservasi dalam memahami biodiversitas ikan air tawar di kawasan gambut, serta mendukung upaya pelestarian ekosistem yang kaya spesies tersebut. (Revira Novrilya Safitri)

Facebook Comments

Comments are closed.