Pembelajaran PBL, Mahasiswa Polije Tanam Benih Okra

mepnews.id – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Produksi Benih (TPB), Jurusan Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember (Polije) melaksanakan kegiatan penanaman benih okra sebagai bagian dari metode pembelajaran Project Based Learning (PBL).

Dikabarkan situs resmi polije ac.id edisi 6 Maret 2025, kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam budidaya tanaman serta memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan industri pertanian.

Metode PBL melibatkan tim pengajar dari berbagai mata kuliah yang berkolaborasi memberikan pengalaman belajar lebih komprehensif kepada mahasiswa. Mereka adalah Ir Dwi Rahmawati SP MP IPM yang mengampu mata kuliah Dasar Agronomi dan Moch. Rosyadi Adnan SSi MSc dosen yang jadi manajer PBL.

Dwi Rahmawati, menjelaskan kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami dan mempraktikkan teori yang telah dipelajari di kelas. “Mahasiswa semester 2 dalam kegiatan ini masih tahap belajar budidaya tanaman. PBL menggabungkan mata kuliah Dasar Agronomi dan Kesuburan Tanah, serta bekerja sama dengan PT Tagani yang telah memiliki MoU dengan Polije. Nantinya, hasil akhir proyek ini berupa benih yang akan digunakan PT Tagani untuk pengembangan perusahaan.”

Ia menambahkan, mahasiswa tidak hanya sekadar menanam tetapi juga mengikuti seluruh tahapan budidaya tanaman okra dari awal hingga akhir. “Tahapan kegiatan meliputi penanaman, penyulaman setelah satu minggu, perawatan, hingga panen. Mahasiswa diharapkan memahami seluruh proses produksi benih dengan standar yang ditetapkan industri. Ketika lulus nanti, mereka siap bekerja di sektor pertanian.”

Program PBL menjadi salah satu metode pembelajaran unggulan Polije karena memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan teknis dan manajerial. Mahasiswa tidak hanya memahami teori budidaya tanaman, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung bekerja sesuai kebutuhan industri.

Selain itu, kerja sama dengan PT Tagani memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Mahasiswa dapat belajar menggunakan standar industri dalam proses produksi benih, perusahaan mendapatkan sumber daya manusia yang siap kerja di bidang pertanian.

Diharapkan lulusan Prodi Teknik Produksi Benih Polije memiliki kompetensi lebih unggul dalam bidang produksi benih, mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri, dan memiliki peluang lebih besar dalam dunia kerja.

PBL tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa, tetapi juga mengajarkan pentingnya kolaborasi, ketelitian, dan tanggung jawab dalam proses produksi pertanian. (hnf)

Facebook Comments

Comments are closed.