mepnews.id – SMK PGRI 5 Surabaya kembali menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di DeDurian Park Wonosalam Jombang pada 24-25 Januari 2025. Kali ini, 25 siswa digembleng agar punya mental wirausaha.
Yang menarik, aktivitas diawali dengan kegiatan yang bersifat spiritual. Salah satunya dengan Jumatan di Masjid Utsman di Affan di kompleks DeDurian Park. Selanjutnya, kegiatan pembukaan pun dilakukan di masjid itu.
Materi berikutnya tentang kedisiplinan dan entrepreneurship yang dilakukan sore hari di Bido Hall. Materi ini agak berbeda dengan mata pelajaran yang biasa didapatkan para peserta di sekolah sehari-hari.
Tentang kedisiplinan, peserta sejatinya sudah digembleng sejak datang lewat aturan-aturan yang ditetapkan tim DeDurian Park. Antara lain, menata perbekalan, memastikan tempat tidur bersih sebelum dan sesudah digunakan, hingga menyusul goal jangka pendek atau menengah yang harus dicapai dalam kegiatan sehari-hari secara rutin.
Saat materi kewirausahaan, para peserta dibagi ke dalam lima kelompok untuk menyusun rencana memulai bisnis. Alif A. Lazuardi, salah satu pemateri, mensimulasi para peserta dengan modal Rp 10 juta untuk menciptakan jenis usaha, memperhitungkan anggaran, mempertimbangkan lokasi, menentukan aset, memikirkan cara membina hubungan dengan konsumen dan lain-lain.
Tak pelak, para siswa dari jurusan multimedia, teknik kendaraan ringan, dan teknik permesinan tiba-tiba harus memikirkan usaha mandiri untuk menghasilkan uang. Yang diajukan antara lain bisnis rental play station, jual bakso slamet, menjual bolu cokelat, jual mercon musiman, dan jual nasi goreng. Masing-masing kelompok mempresentatikan rencana bisnis yang kemudian ditanggapi oleh kelompok lain dan pemateri.
Keriuhan pembuatan model bisnis dilanjutkan dengan keseruan kegiatan outdoor keesokan paginya. Setelah sholat Subuh, peserta diajak trekking menyusuri lereng Gunung Anjasmoro yang berhawa sejuk. Selanjutnya, peserta mengikuti berbagai fun games saat outbound untuk menyegarkan fisik dan mental.
“Seru. Pokoknya seru semua,” kata Dedi dari jurusan TPM, yang mengamati semua kegiatan. “Outbound-nya lucu dan menyenangkan.”


