mepnews.id – Dr Ismail Ruslan dan Eka Hendry Ar MSi MPd dosen IAIN Pontianak memberikan kuliah tamu di Pusat Islam Tun Abang Salahuddin (PITAS) Universitas Malaysia Sarawak (Unimas). Dikabarkan situs resmi iainptk.ac.id edisi 11 Oktober 2024, visiting lecture itu disampaikan di hadapan mahasiswa PITAS dari beberapa angkatan.
Kuliah dibuka Dr Dillah bin Tuah, Dekan Fakultas Pendidikan, Bahasa, dan Komunikasi, serta dihadiri Profesor Madya Dr Zaimuariffudin Shukri Nordin dosen di PITAS.
Dr Dillah memberikan motivasi kepada semua mahasiswa yang hadir agar membuka diri, bergaul dengan dunia lebih luas, guna mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang lebih banyak.
Dr Ismail menyampaikan presentasi tentang Ekonomi Melayu di Kota Pontianak berdasarkan hasil penelitiannya. Perkembangan etos ekonomi orang Melayu dalam tinjauan sosiologis dan kebudayaan ini dikupas dalam perspektif teori Max Weber tentang The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism dan Robert N. Bellah tentang Tokugawa.
Eka Hendry Ar. menyampaikan materi tentang Metodologi Studi Islam yang menjelaskan berbagai epistemologi studi Islam dalam perspektif Mohammed Abed al-Jabri (Bayani, Burhani, dan ‘Irfani).
“Dalam konteks teori, kita bisa membedakan berbagai pendekatan dalam Islam, membedakan antara wilayah eksoteris dan esoteris dalam beragama maupun dalam konteks epistemologinya. Namun, dalam konteks praktis, semuanya hendaknya dipahami secara holistik dan integral.
Ia merekomendasikan agar perguruan tinggi keagamaan atau pusat kajian keislaman mengedepankan pendekatan holistik dalam hal-hal tersebut. Rekomendasi ini seiring dengan saran Suhrawardi al-Maqtul tentang teori al-Isyraq (pencerahan) dan Mulla Sadra Shirazi tentang Hikmah Muta’aliyyah.
Kuliah tamu ini bagian dari implementasi kerja sama antara IAIN Pontianak dan Unimas dalam bidang akademik. Kerja sama lainnya ada Student Mobility, Matching Grant, Penelitian, dan Program Doktor by Research.
Sebelumnya, beberapa dosen Unimas juga memberikan kuliah tamu di berbagai fakultas di IAIN Pontianak. Diharapkan ke depannya semakin banyak kerja sama yang terjalin dalam bidang akademik, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. (Eka/BEP)


