UB Kirim Tim Bantuan Banjir Semeru

mepnews.id – Hujan intensitas tinggi di wilayah Gunung Semeru pada 18 April 2024 memicu banjir lahar dingin menyebabkan meluapnya debit air Sungai Regoyo, Sungai Mujur, dan Sungai Glidik, sehingga sejumlah orang meninggal.

Merespon kondisi pasca hujan lebat itu, Universitas Brawijaya (UB) melalui Emergency Response Team dari Fakultas Ilmu Kesehatan dan Lembaga Kesehatan Mahasiswa Fakultas Kedokteran menerjunkan tim kebencanaan.

Dikabarkan situs resmi ub.ac.id, tim ini berangkat ke lokasi bencana pada Jumat dini hari 19 April dari Fakultas Kedokteran. Tim relawan ini terdiri atas Riski Nur Fadilah, Nadya Zafira Siregar dan Dea Safina Sari dari tim ERT FIKES, Naaila Azzahra, ⁠Muhammad Fauzan Rabbani, Rajveer Singh Mann dari Lakesma FK, dr Aurick Yudha Nagara SpEM KPEC dan driver ambulan Mauluddin.

Menurut Riski Nur Fadilah, tim kebencanaan UB membawa beberapa perlengkapan dan obat-obatan. “Perlengkapan yang dibawa antara lain selimut, rompi, tikar, sleeping bag, gas, jas hujan, matras. Untuk kebutuhan kesehatan, ada popok berbagai ukuran, tikar, selimut”, jelasnya.

Tim ini juga membawa peralatan medis seperti masker bedah, kasa long dan medium, kasa cuplik cairan NS dan beberapa jenis obat-obatan dan multivitamin. “Kami berangkat menuju SD 2 Supiturang sebaga lokasi evakuasi,” kata dia. (VQ)

 

Facebook Comments

Comments are closed.