mepnews.id – Empat siswa SMAIT Al Kahfi Bogor mengikuti program magang di Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), IPB University. Mereka berkesempatan mengikuti kegiatan di Laboratorium Mikrobiologi Kelautan, pada 2-12 Januari 2024.
Dikabarkan situs resmi ipb.ac.id edisi 18 Januari 2024, program magang ini untuk membekali para siswa pemahaman mendalam tentang dunia kelautan dan pengalaman berinteraksi dengan dunia profesi. Diharapkan, mereka dapat lebih mengenal diri dan potensi masing-masing.
Para siswa tidak hanya mendapatkan pengenalan dasar mikrobiologi laut, tetapi juga belajar penggunaan alat laboratorium, mengidentifikasi sampel invertebrata laut di laboratorium, memahami konsep Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta terlibat dalam praktek penelitian DNA Barcoding.
“Banyak keseruan dalam kegiatan magang ini. Benar-benar bermanfaat. Kami bisa langsung menerapkan teori yang dipelajari di sekolah,” ujar Achmad Mirazha Imtiyaz, salah satu peserta magang.
Dr Meutia Samira Ismet, dosen sekaligus Kepala Laboratorium Mikrobiologi Kelautan Departemen ITK, menjelasan tentang laboratorium dan memperkenalkan peralatan serta fasilitas yang tersedia kepada siswa-siswa magang.
“Kami senang dapat terlibat dalam pengembangan pengetahuan dan keterampilan siswa-siswa SMAIT Al Kahfi, khususnya di dunia kelautan. Semoga kegiatan magang ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi siswa-siswa SMAIT Al Kahfi,” ucap Dr Meutia.
Kartika, salah satu guru SMAIT Al Kahfi, menyatakan ketertarikan untuk bekerja sama mengembangkan program Sekolah Riset untuk para siswa. Ini sebagai tindak lanjut kegiatan magang di Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mengakomodasi program Merdeka Belajar secara lebih intensif, sekaligus wadah promosi penyebaran ilmu pengetahuan maupun cikal bakal penguatan Citizen Science dalam pengembangan ilmu dan teknologi kelautan,” ungkapnya.
Dalam kegiatan 10 hari ini, para siswa magang dibimbing dosen-dosen ahli dari Departemen ITK. Selain Dr Meutia, ada juga Endang S. Srimariana MSi dan Nadya Cakasana MSi. Para teknisi laboratorium mikrobiologi kelautan juga turut membantu memandu para siswa magang.


