Ini Pecinta Hewan atau Penimbun Binatang?

Oleh: Esti D. Purwitasari

mepnews.id – Saya suka kucing. Suami saya biasa saja dengan kucing, tapi melarang hewan masuk rumah. Boleh pelihara hewan, tapi di halaman atau tempat yang lebih luas. Menurutnya, dalam rumah untuk manusia.

Meski ada perbedaan, kami tidak bermasalah. Yang curhat bermasalah justru teman saya yang tetangganya tinggal bersama puluhan kucing. Teman saya merasa banyaknya kucing di tempat tinggal tetangganya itu infasif.

“Entah, kucing-kucing itu diberi cukup makanan atau tidak. Yang saya lihat, kebanyakan mereka kurus dan dekil,” begitu curhat teman saya.

………..

Pembaca yang budiman, kasus semacam tetangga teman saya ini ada di sejumlah tempat. Hewannya juga bermacam-macam, antara lain kucing, anjing, ikan, hingga burung. Orang juga dari berbagai macam kelas sosial atau ekonomi. Bahkan, ada pemulung memelihara puluhan kucing di Jakarta.

Yang jadi masalah apakah orang itu bermental animal lover (penyayang binatang) atau animal hoarder (pengumpul binatang). Masalah lebih besar jika orang itu sudah tergolong punya compulsive hoarding disorder alias gangguan psikologis berupa suka mengumpul-ngumpulkan sesuatu secara berlebihan.

Orang yang punya gangguan penimbunan kompulsif, termasuk pets compulsive hoarding disorder, bakal merasa tak nyaman saat membuang atau berpisah dengan yang ia timbun karena ia merasa yakin perlu mengumpulkannya. Ia secara bertahap mengumpulkan sejumlah besar hewan tanpa peduli bagaimana cara memelihara atau merawatnya.

Animal lover jelas memiliki kasih sayang dan kepedulian terhadap hewan. Karena itu, ia merawat hewan dengan penuh tanggung jawab, memberikan perawatan yang sesuai dan memberikan perhatian yang diperlukan. Jumlah hewan yang dipelihara biasanya disesuaikan dengan kemampuannya untuk merawat dan memberikan perhatian yang cukup.

Pet hoarder alias pengumpul hewan biasanya sekadar mengumpulkan sejumlah besar hewan melebihi kapasitasnya untuk memberikan perawatan yang memadai. Akibatnya, ia sering kali tidak dapat memberikan perhatian atau perawatan yang memadai pada setiap hewan itu. Tak pelak, kondisi di lingkungannya menjadi tidak sehat dan tidak aman bagi hewan. Ada kemungkinan penyakit, kelaparan, dan kondisi hidup yang buruk.

Jadi, silakan saja memelihara hewan sepanjang itu sesuai aturan. Tapi, pastikan Anda dalam kondisi sebagai animal lover yang bertanggung jawab. Jangan pernah jadi sekadar pet holder. Lebih-lebih, menjadi orang yang kena pet compulsive hoarding disorder.

Pet hoarding adalah perilaku tidak sehat yang dapat merugikan kesejahteraan hewan dan bahkan menggangu kehidupan diri sendiri atau menganggu tetangga.

 

Facebook Comments

Comments are closed.