Herbify Bidik Pendanaan Rp140 Juta

mepnews.id – Tim Herbify, yakni kolaborasi enam mahasiswa dari empat kampus, menginovasikan platform yang memberikan informasi pengobatan herbal kepada masyarakat dengan sumber valid. Platform ini mendapat pendanaan 10 ribu Dolar atau sekitar Rp. 140.000.000.

Dikabarkan situs resmi um.ac.id edisi 9 November 2023, Tim ini terdiri Ahmad Fajruddin Syauqi dan Hildhan Fauzul Hakim mahasiswa Teknik Informatika Universitas Negeri Malang 2020, Puspa Ayu Faranisa mahasiswi Sistem Informatika Universitas Brawijaya 2020, Roy Ardy Colas Napitupulu mahasiswa Bioteknologi Universitas Brawijaya 2020, Hania Pratiwi Ningrum mahasiswa Informatika Universitas Muhammadiyah Malang 2020, dan Krishna Hendra Wijaya mahasiswa Informatika Binus 2020.

Mereka berhasil lolos fase Bangkit Academy 2023 Batch 1 dengan mengalahkan 786 tim pesaing. Visi mengangkat isu industri herbal Indonesia mampu mengantarkan mereka ke tahap inkubasi yang menjanjikan pendanaan 10 ribu Dolar atau sekitar Rp. 140.000.000 untuk melanjutkan pengembangan aplikasi menjadi startup inovatif. Pendanaan hanya diberikan kepada Top 20 Final Capstone Project.

Bangkit Academy adalah program pengembangan kompetensi mahasiswa untuk berkarir di dunia teknologi dengan tiga fokus utama; machine learning, mobile development dan cloud computing. Program ini didesain melalui kemitraan Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Google, Gojek, Tokopedia, Traveloka.

“Menurut hasil riset kami, potensi herbal di Indonesia sangat tinggi. Ini harus diimbangi kemudahan akses informasi dan distribusi produk herbal. Tim Herbify merasa penggunaan herbal dalam pengobatan bukan lagi tren, melainkan kebutuhan mendesak dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Ahmad Fajruddin Syauqi, ketua tim Herbify.

“Herbify merupakan platform telemedis revolusioner. Tidak hanya menyediakan informasi berbasis bukti tentang herbal, tetapi juga memberikan akses langsung ke informasi herbal melalui kerjasama dengan para ahli. Tujuannya membantu masyarakat membuat keputusan bijak tentang penggunaan herbal dalam perawatan kesehatan mereka,” ia menambahkan.

Hildhan Fauzul Hakim menambahkan, “Kebutuhan masyarakat dan didukung potensi herbal luar biasa menambah semangat kami untuk berinovasi mewujudkan kesehatan Indonesia yang lebih baik.”

Prestasi tim Herbify ini mencerminkan komitmen mahasiswa dalam mengembangkan solusi kesehatan inovatif dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia. Namun, perjalanan mereka baru dimulai. Masih panjang tantangan ke depan. (Luthfi Maulida Rochmah)

Facebook Comments

Comments are closed.