mepnews.id – Penjabat Bupati Bojonegoro, Adriyanto SE MM MA PhD, besilaturrahmi dengan jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro pada Jumat 6 Oktober 2023 pukul 10.30.
Dalam pertemuan di kantor PDM Jl Teuku Umar ini, PDM menyertakan seluruh organisasi otonom Muhamnadiyah (Aisiyah, IMM, IPM, Pemuda Muhammadiyah, NA, Hisbul Wathan, dan Tapak Suci). Semua diperkenalkan ketua PDM Suwito sebagai pembuka silaturrahmi.
Pj Bupati menyampaikan, kehadirannya ke PDM sebagai upaya meningkatkan komunikasi dengan berbagai komunitas di Bojonegoro. Menurutnya, Muhamnadiyah dengan kelebihan bidang ekonomi merupakan komunitas yang harus digandeng untuk ikut menyelesaikan masalah kemiskinan di Bojonegoro. Ini bagian dari tiga prioritasnya; menurunkan tingkat kemiskinan yang masih tinggi, menangani tingginya tingkat stunting, dan menggeliatkan sektor pariwisata yang dapat menopang ekonomi masyarakat, termasuk sektor UMKM. Bahkan, ia menyebut Warung Sincin kuliner di tepian Benggawan Solo yang sempat dikunjunginya.
Khudhori, wakil ketua PDM bidang Lazismuh dan LPCR yang juga mantan anggota KPU Bojonegoro, mengawali dialog menyebut Andriyanto sebagai ‘Bupati’ dengan menghilangkan sebutan ‘Pj’ karena memiliki status yang sama dengan Bupati.
Selanjutnya Khudhori meyoal pentingnya restrukturisasi OPD sesuai kualifikasi pendidikan agar dapat bekerja secara maksimal. Ia juga menyinggung perlunya netralitas pejabat Bojonegoro dalam pemilu ke depan guna kondusifitas di tahun politik.
Menyambung dialog, Zaenudin wakil ketua PDM bidang pengembangan pondok pesantren, dengan berklakar, menyebut, “Meski Pak Bupati Andriyanto hanya bertugas kurang lebih setahun, moga memilki kenangan lebih mendalam daripada yang lima tahun sebelumnya.”
Bunda Nur, Sekretaris organisasi perempuan Aisyiyah, menyatakan pihaknya dua tahun ini telah semaksimal mungkin membantu pemerintah kabupaten melalu program inklusi guna mengatasi stunting, hak kesehatan seksual dan reproduksi (HKSR), pencegahan perkawinan anak, serta peningkatan partisipasi perempuan.
Aisyiyah menggandeng PP Muhammadiyah dan DFAT (Departemen of Foreign Affair and Trade) Australia untuk tiga kecamatan yaitu Kedungadem, Balen, dan Sekar.
Kegiatan silaturrahmi berakhir saat kumandang adzan, untuk kemudian bersama mengikuti sholat Jumat di Masjid At Taqwa, masjid kebanggaan Muhammadiyah yang bersebelahan dengan kantor PDM. (Zid)


