mepnews.id – Mahasiswa Kimia Fakultas MIPA Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengembangakan obat effervescent stabilisator gula darah dari ekstrak daun kersen.
Dikabarkan situs resmi unsoed ac.id 4 Oktober 2023, tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diketuai Chintya Anne Listyawan dan beranggotakan Reski Marhadi, Sanifha Hana Pradesya, Bthari Lintang Safira, Uti Alya Manzilah di bawah bimbingan Dr Puji Lestari membuat formulasi ekstrak daun kersen dalam bentuk tablet effervescent.
“Kandungan flavonoid di daun kersen efektif bagi penurunan kadar gula darah dan memperbaiki sel beta pankreas untuk menghasilkan insulin kembali. Inovasi sediaan dalam bentuk tablet effervescent dapat meningkatkan kepatuhan meminum obat yang merupakan indikator utama proses penurunan kadar gula darah,” ungkap Chintya Anne.
Tim menjalani proses penelitian beberapa tahap. Mulai preparasi daun kersen, ekstraksi, hingga pembuatan tablet effervescent, kemudian uji in vivo pada hewan uji mencit.
“Setelah memasuki hari ke-7, mencit yang tidak diberi larutan tablet effervescent memilki kadar gula darah yang terus meningkat, sementara mencit yang diberi larutan tablet effervescent mengalami penurunan,” jelasnya.
Tentu, masih dibutuhkan sejumlah uji coba lanjutan untuk memastikan efektivitasnya. Tapi, setidaknya, inovasi ini bisa menjadi terobosan karena bahan daun kersen berlimpah di Indonesia.
Gangguan kadar gula darah sangat terkait dengan penyakit diabetes mellitus (DM). Gangguan metabolik ini ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat kerusakan sekresi insulin dan kerja insulin.
Diabetes menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi dapat juga terjadi pada anak-anak dan remaja.
Data yang dikeluarkan Ikatan Dokter Anak Indonesia, menunjukkan prevalensi anak penderita diabetes meningkat 70 kali lipat pada Januari 2023 dibanding 2010 dan diperkirakan meningkat menjadi 16,7 juta pasien pada tahun 2045. Jenis diabetes yang sering terjadi pada anak-anak adalah tipe-1, yakni defisiensi insulin absolut akibat kerusakan sel kelenjar pankreas oleh proses autoimun.
Diabetes tipe 1 merupakan penyakit kronik sehingga kepatuhan minum obat perlu diperhatikan. Kepatuhan meminum obat berperan penting dalam menjaga kadar glukosa darah dalam rentang normal.


