UINSA Juga Mau Buka Fakultas Kedokteran

mepnews.id – Semakin bertambah saja perguruan tinggi yang sudah dan akan membuka pendidikan dokter. Di Surabaya, hampir semua perguruan tinggi negeri melakukannya. Yang pertama tentu Fakultas Kedokteran di Universitas Airlangga. Kemudian, ada juga Fakultas Kedokteran di Institut Teknologi 10 Nopember, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Pembangunan Nasional V Jatim.

Kini, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya juga ingin membuka pendidikan dokter. Maka, kegiatan ‘Akselerasi PTKNBH serta akselerasi pendirian Prodi dan Fakultas Kedokteran’ diadakan di Ruang Amphitheater Gedung Twin Towers UINSA Surabaya pada 26 September 2023.

Dikabarkan situs resmi uinsa.ac.id, acara dihadiri Sekretaris Jenderal Kemenag RI Prof Dr H. Nizar MAg, pengarah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah VII dr Ivan Rovian MKp, perwakilan masyayikh Jawa Timur, serta segenap sivitas akademika UINSA Surabaya.

“Harapan kami, pada tahun 2024 ijin operasional Fakultas Kedokteran UIN Sunan Ampel Surabaya sudah ditimpakan kepada kita semua, dan mulai tahun ajaran 2024 kita sudah membuka S1 Prodi Kedokteran,” ujar Rektor Prof Akh. Muzakki MAg GradDipSEA MPhil PhD.

Diproyeksikan, UINSA melakukan pendampingan kepada 100 pesantren di Jawa Timur dalam lima tahun ke depan. “Karena estimasi dalam waktu 5 sampai 6 tahun ke depan akan lahir 100 dokter santri dari UIN Sunan Ampel Surabaya,” kata Prof Muzakki menjelaskan.

Pendampingan pada pesantren di Jawa Timur berupa pengiriman 1 dosen santri dari Fakultas Kedokteran UINSA. “UINSA tidak bisa jauh-jauh dari pesantren. UINSA tidak bisa jauh-jauh dari para Masyayikh dan Kiai,” terang Prof Muzakki.

Hal itu tidak lepas dari sejarah UINSA sebagai perguruan tinggi yang didirikan atas inisiatif para Kyai Sepuh di Jawa Timur. “Tanah kampus ini khusus dibeli oleh Kiai pesantren yang dihibahkan kepada negara untuk mendirikan Perguruan Tinggi UINSA,” ujar Prof Muzakki.

Rencana pendirian Fakultas Kedokteran di UINSA menjadi bagian dari upaya meneruskan langkah perjuangan Kyai Sepuh serta bentuk khidmat UINSA terhadap pengembangan pendidikan di Jawa Timur khususnya pesantren.

Dr Ivan Rovian MKp, Kepala Bagian Umum LLDIKTI wilayah VII Jawa Timur, mengatakan, “Demi mewujudkan cita-cita luhur, LLDIKTI merasa senang jika nantinya UIN Sunan Ampel Surabaya bisa mengajukan Prodi Kedokteran. Insyaallah kami support karena tujuan mulianya.”

Ia menyampaikan, keberadaan Fakultas Kedokteran UINSA juga dapat mendorong terlahirnya SDM dokter di Jawa Timur guna menyongsong Bonus Demografi 2045. “Mari kita manfaatkan sebaik-baiknya karena amunisi akan besar mengikuti negara-negara besar,” ujarnya. (Aulia)

Facebook Comments

Comments are closed.