mepnews.id – Universitas Surabaya (Ubaya) memanfaatkan sepeda listrik untuk mobilisasi satpam di wilayah kampus. Yang menarik, sepeda listrik itu karya Center for Electric Vehicles Innovation (CEVI) Fakultas Teknik. Kendaraan tipe CEVI B1 dan CEVI B2 ini dirancang dan diproduksi dosen, mahasiswa, dan laboran.
Penyerahan sepeda listrik kepada satpam Ubaya dilakukan pada 30 Agustus 2023 di lapangan perpustakaan Kampus II Ubaya, Tenggilis.
Dr Ir Susila Candra IPM, penanggung jawab CEVI, menyebut ada tujuh sepeda listrik yang terdiri dari lima sepeda CEVI B2 dan dua sepeda CEVI B1. “Ini inovasi dari Prodi Teknik Mesin dan Manufaktur Ubaya. Harapannya, bisa membantu satpam patroli tiap tempat di Ubaya dengan lebih hemat waktu dan tenaga.”
CEVI B1 memiliki baterai 24 V – 30 Ah yang sekali charging bisa nemempuh 40-50 kilometer dengan kecepatan mencapai 25 km/jam. CEVI B2 berjarak tempuh 20-30 kilometer sekali charging dengan kecepatan hingga 60 km/jam. Ketahanan baterai 10 Ah dan lama pengisian baterainya lima jam.
Wakil Rektor IV Ubaya Bidang Sarana dan Prasarana, Djuwari PhD, mengatakan sepeda listrik ini tak hanya membantu pekerjaan petugas keamanan, namun juga menjadi uji coba internal untuk pengembangan produk lebih baik lagi. “Dengan menggunakan sepeda listrik CEVI di kampus, masyarakat bisa yakin bahwa produk ini memiliki kualitas baik dan layak dikomersialisasikan.”
Selain sepeda listrik, CEVI juga meluncurkan mobil listrik CEVI C1 dan sepeda motor listrik CEVI M1+. Keduanya berhasil diujicobakan di jalur kendaraan umum dari Ubaya Tenggilis di Surabaya menuju UTC (Ubaya Training Center) di Trawas. Hal ini menunjukan kelayakan penggunaan kendaraan listrik karya mahasiswa, dosen, dan laboran Ubaya. (el/sin/4391)


