Sembelit Setelah Banyak Makan Daging? Ikuti Tips Ini

mepnews.id – Saat perayaan Idul Adha, orang akan lebih banyak mengkonsumsi daging merah dari kambing atau sapi. Biasanya, muncul keluhan berupa konstipasi atau sembelit. Ini kondisi saat seseorang kesulitan buang air besar, karena feses menjadi keras. Perlu mengejan berlebihan.

Mengapa mengkonsumsi daging berlebihan dapat menyebabkan sembelit atau susah buang air besar?

Ira Purnamasari

Ira Purnamasari, dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Universitas Muhammadiyah Surabaya, menjelaskan daging merah mengandung lemak tinggi sehingga sistem pencernaan membutuhkan waktu lebih lama mencernanya. Daging merah juga mengandung serat protein keras dan banyak zat besi sehingga feses jadi lebih keras dan menggumpal.

“Kondisi itu mengakibatkan usus bekerja ekstra dalam mengeluarkan feses,” ujar Ira lewat situs resmi um-surabaya.ac.id.

Gejala sembelit antara lain perut terasa penuh, lebih sering kentut, menurunnya frekuensi BAB, feses keras dan kering, mengejan berlebihan saat proses BAB, hingga BAB berdarah. Selain itu, ada rasa tidak puas setelah BAB, merasa masih ada yang mengganjal, dan membutuhkan waktu lebih lama di WC.

Bagaimana cara mencegah sembelit?

Pertama, konsumsi banyak air. Minimal 2 liter per hari, dapat mencegah seseorang susah buang air besar sekaligus bisa menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Kedua, konsumsi buah dan sayur. Serat dalam buah dan sayur dapat melunakkan feses sehingga lebih mudah dikeluarkan. Salah satunya, makan buah pepaya. Sayuran hijau juga mengandung tinggi serat yang baik dikonsumsi untuk melancarkan BAB.

Ketiga, konsumsi probiotik. Tempe merupakan makanan fermentasi yang terbuat dari kacang kedelai, mengandung probiotik atau bakteri baik untuk sistem pencernaan. Probiotik dapat membantu memperbaiki frekuensi BAB menjadi lebih teratur. Yogurt juga mengandung probiotik yang dapat membantu melancarkan proses pencernaan.

Facebook Comments

Comments are closed.