BEM FK Unusa Adakan Sunat Massal

mepnews.id – Divisi Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (BEM FK Unusa), bekerjasama dengan Perhimpunan Tim Bantuan Medis Mahasiswa Kedokteran Indonesia (PTBMMKI) Wilayah VI, menggelar sunat massal di Klinik Pratama Al-Fitrah Kedinding Surabaya pada Minggu 11 Juni 2023.

Kegiatan ini rangkaian acara bakti sosial yang dibentuk PTBMMKI dengan tujuan membantu ekonomi masyarakat dalam memelihara kesehatan reproduksi anak, sekaligus bentuk pengimplementasian ilmu basic surgical skill pada teknik sirkumsisi bagi mahasiswa kedokteran. Sunat Massal ini juga dibantu Tim Bantuan Medis (TBM) Armor dari Fakultas Kesehatan Unusa.

“Selain bekerjasama dengan TBM Armor, kami bekerja sama dengan gabungan tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Saiful Anwar Malang untuk tenaga bantuan tambahan,” ungkap Nihazzatuzzain, Ketua Pelaksana Kegiatan.

Sunat massal ini diikuti 20 anak warga sekitar Klinik Pratama Al-Fitrah. Kegiatan ini sebagai bentuk pengalaman pertama terjun langsung ke lapangan bagi anggota BEM FK Unusa dan TBM Armor.

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata kepedulian BEM FK Unusa bersama TBM Armor terhadap warga sekitar. Semoga menjadi agenda rutin. Semoga semakin banyak anak yang mengikuti dan semakin banyak perbantuan tenaga medis,” tuturnya.

Pada saat sunat massal, orang tua pun diberi edukasi terkait perawatan luka pasca sunat. Edukasinya antara lain penanganan pemberian obat, cara mengkonsumsi obat, dan perawatan luka luar.

Wisnu Wardhana, anggota Divisi Pengmas BEM FK Unusa, mengatakan sunat massal ini dapat mencegah terkena penyakit seperti infeksi saluran kemih dan fimosis yang dapat menyebabkan kerusakan ginjal hingga risiko terkena kanker prostat dan penis.

“Melihat antusiasme masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk khalayak dalam hal kesehatan dan kami dapat berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat sekitar lewat sunat massal kali ini,” ucapnya.

(Humas Unusa)

Facebook Comments

Comments are closed.