Tambang Emas Panjat Tebing Itu Diwisuda

mepnews.id – Fatchur Roji, atlet panjat tebing dengan segudang prestasi, akhirnya menyelesaikan studi di Universitas Muhammadiyah Surabaya dan ikut wisuda sarjana di Gedung At Tauhid Tower pada Sabtu 3 Juni 2023. Wisudawan berusia 26 tahun itu kebanggaan Jawa Timur karena berhasil meraih 87 medali sejak 2007 saat masih duduk di bangku SD.

Dikabarkan situs resmi um-surabaya.ac.id, Roji mahasiswa penerima beasiswa atlet UM Surabaya dan mengambil prodi Manajemen.

“Saya menekuni olahraga panjat tebing sejak usia 11 tahun saat duduk di bangku SD. Sewaktu kecil, tidak ada cita-cita jadi atlet. Saya hanya suka panjat tebing dan ketinggian. Ternyata, itu memiliki pengaruh besar dalam kehidupan saya sekarang,” kata Roji.

Kecakapan Roji dalam bidang olahraga melejit sejak masuk SMP dan giat berlatih di lapangan panjat tebing Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Padahal kala itu transportasi online belum ada sehingga ia harus berpindah dari angkot satu ke angkot lain untuk sampai ke tempat latihan. Enam tahun ia tekuni itu dengan panasnya Surabaya dan pengapnya udara di dalam angkot.

“Saya dari 8 bersaudara. Orang tua wiraswasta. Jika ingin sesuatu, saya tidak bisa mendaptkannya dengan mudah. Jadi saya harus kerja keras. Waktu itu memilih angkot karena harganya yang relatif murah dan bisa dijangkau anak sekolah,”imbuhnya lagi.

Saat mengikuti Porprov V Jatim 2015 Banyuwangi, prestasi Roji melejit. Ia juara 1 boulder perorangan putra, juara 1 boulder beregu putra, juara 1 lead beregu putra, juara 2 lead perorangan putra, juara 2 speed world record perorangan putra, juara 2 speed klasik perorangan putra dan juara 3 speed klasik beregu putra.

Ia juga meraih Juara 1 lead umum putra pada Eiger Independence Sport Climbing Competition Bandung. Juara 1 lead beregu putra, juara 3 boulder beregu putra.

Tahun 2016, ia meraih juara 1 boulder umum putra di ajang Balikpapan open bouldering championship. Juara 2 lead umum putra di Wanala Climbing Competition. Juara 1 boulder umum putra di ajang Piala Walikota Surabaya. Kemudian, ia juara 1 boulder umum putra di ajang boulder active Singapore. Juara 1 lead beregu putra, juara 2 boulder beregu putra, juara 2 lead perorangan putra di ajang PON XIX 18 Jawa Barat.

Tahun 2017, dalam Kejurnas Panjat Tebing XVI Yogyakarta, ia meraih juara 3 boulder perorangan putra, juara 2 boulder beregu putra dan juara boulder berregu.

Tahun 2018 ia kembali menyabet juara 2 lead umum putra di ajang Tursina National Wall Climbing Competition Malang, juara 1 boulder umum perorangan putra di Mega Open Climbing Competition Jakarta, juara 1 boulder umum putra di ajang YPHB Open Sport Climbing Competition Bandung.

Di tahun yang sama, Roji juga meraih Juara 1 boulder umum perorangan putra Piala Walikota Surabaya, juara 1 boulder umum perorangan putra di ajang Zainal Tayeb Bali, juara 1 speed klasik perorangan putra di ajang Eiger Independence Sport Climbing Competition Bandung. Di ajang Kejurnas Panjat Tebing Solo, ia berhasil meraih juara 1 lead beregu putra, juara 1 boulder beregu putra, juara 1 combine putra dan juara 2 speed world record relay putra.

Tahun 2019 ia masuk semifinal 8 besar speed world record putra di ajang IFSC Climbing World Cup Chongqing di Cina. Ia juga juara 2 umum perorangan putra di Rock Domain Thailand. Sementara di ajang PraPON XX Zona 2 Jatim di Surabaya tahun 2019, ia meraih juara 1 lead perorangan putra, juara 1 boulder beregu putra dan juara 2 combine putra. Di ajang Asian Championship Bogor ia berhasil meraih juara 1 speed world record relay putra.

Tahun 2021, pada ajang mini kompetisi Sport Climbing di Bali, ia juara 2 boulder perorangan putra dan juara 1 combine putra. Pada ajang PON XX Papua, ia meraih juara 1 lead bergu putra, juara 1 boulder bergu putra, juara 1 combine putra dan juara 2 speed world record relay putra.

Pada ajang Asian University Games Thailand 2022, Roji berhasil raih juara 1 boulder perorangan putra, juara 1 speed relay world record putra dan juara 3 lead perorangan putra. Dalam sirkuit panjat tebing Indonesia di Jakarta, ia meraih juara 2 speed world record perorangan putra.

Sementara dalam ajang eiger independence sport climbing competition Agustus 2022, Roji berhasil raih juara 1 speed klasik perorangan putra. Roji juga meraih Piala Walikota Surabaya dan menjadi juara 1 lead perorangan putra. Desember 2022, di ajang Kejurnas XVIII Panjat Tebing Kepulauan Bangka Belitung, Roji juara 2 speed relay world record putra dan juara 2 boulder beregu putra.

Sebagai bungsu dari 8 bersaudara, ia senang karena tidak bergantung finansial kepada keluarga dan saudaranya. Bahkan, dari kejuaraan yang yang dimenangkan, ia membantu menyokong ekonomi keluarga.

“Lewat panjat tebing saya mendapatakan banyak keuntungan. Tidak hanya uang, saya juga bisa mendapatkan kemudahan akses beasiswa pendidikan. Saya bersyukur ada universitas yang menyokong penuh pendidikan para atlet. Tidak hanya saya, di UM Surabaya ada beragam atlet yang mendapatkan beasiswa penuh.”

Roji bersyukur jalan yang dipilihnya berdampak besar bagi dirinya dan orang-orang sekitar. “Menurut saya, ini salah satu hasil jerih payah enam tahun pindah dari satu angkot ke angkot yang lain. Sekarang sudah ketemu enaknya,” ujar Roji tertawa.

Facebook Comments

Comments are closed.