10 Trik Olah Otak Agar Tak Gampang Pikun

Oleh: Esti D. Purwitasari

mepnews.id – “Mbak, aku sudah mulai pikun ya? Kadang aku lupa janji, sering lupa naruh kunci kendaraan, kadang lupa bawa bontotan makan siang,” kata seorang teman di kantor.

“Hihihi, umur baru remaja lewat sedikit koq sudah takut pikun?”

“Iya nih, Mbak. Lupanya mulai sering kelewatan. Aku jadi takut.”

“Sama Ayang nggak pernah ketuker orang kan?”

“Hahaha… Kalau itu sih, nggak akan ketuker!”
………..

Pembaca yang budiman, penyimpangan memori kecil seperti lupa di mana menaruh kunci atau lupa nama seseorang yang sudah Anda kenal itu wajar. Biasanya itu akibat dari perubahan normal pada struktur dan fungsi otak karena harus berfikir banyak. Tapi, jika itu berulang-ulang terjadi, bisa jadi ada gejala gangguan memori.

Apakah usia berpengaruh pada ingatan?

Pada dasarnya, otak mampu menghasilkan sel-sel baru tak peduli berapa pun usia Anda. Maka, kasus kehilangan ingatan yang signifikan tentu bukanlah melulu akibat proses penuaan. Penyebab yang lebih umum adalah kebiasaan, gaya hidup, dan aktivitas sehari-hari.

Sel-sel otak tak ubahnya sel-sel otot tubuh. Otot tubuh bisa sehat dan kekar kalau Anda rajin olahraga dan akan layu jika Anda sukanya cuma duduk atau rebahan nggak banyak gerak. Maka, Anda juga harus sering dan rajin olah otak jika tidak ingin kehilangan memori.

Nah, mari tengok kebiasaan kita di zaman ‘tsunami informasi’ sekarang ini. Kita sering mengandalkan ponsel dan laptop untuk mengingat hal-hal yang biasanya kita bisa percayakan ke otak kita. Data dasar teman, disimpan di laptop. Jadwal ketemu klien, ditulis di ponsel. Apa-apa ponsel. Dikit-dikit, laptop.

Banyak baiknya sih mengandalkan teknologi. Tapi, pada saat yang sama, kita jadi mengurangi porsi olah otak sehingga jadi lebih gampang lupa pada hal-hal tertentu. Daya ingat kita jadi lebih lemah daripada ayah atau kakek kita pada usia yang sama.

Terus, bagaimana? Tentu ada beberapa yeknik olah otak yang bisa kita pakai agar tak gampang lupa. Berikut ini beberapa caranya;

  • Perhatikan

Cara terbaik untuk olah otak adalah dengan memberi perhatian pada hal-hal yang harus diingat. Jika Anda tidak memperhatikan, lalu membiarkan pikiran mengembara ke mana-mana, maka Anda bisa gagal membentuk ingatan fungsional. Selanjutnya, kemungkinan besar Anda akan mengalami masalah dalam mengambil informasi. Maka, semakin Anda memperhatikan, semakin banyak memori yang bisa Anda simpan.

  • Bayangkan

Bayangkan gambar visual atau simbol untuk apa saja yang Anda perlu ingat. Sebagian besar memori bersifat visual, maka gambar bisa memberi Anda peluang lebih baik untuk mengingat sesuatu. Untuk mengingat tempat tinggal Anton, misalnya, bayangkan rumahnya yang bercat pink.

  • Ulangi

Teknik ini biasa diperintahkan guru-guru zaman dulu agar muridnya mudah menghafal. Ucapkan, secara lisan atau di dalam hati, berulang-ulang apa yang Anda ingin ingat. Teknik ini berfungsi dengan baik untuk mengingat lokasi, orang, dan benda mati.

  • Alasan

Ini biasa digunakan jurnalis, peneliti, atau penyelidik. Pikirkan tentang aspek ‘mengapa’ dari apa yang Anda coba ingat-ingat. Jika bisa menemukan alasan atas hal itu, Anda akan jadi lebih mudah mengingatnya. Misalnya, untuk mengingat nama monumen yang baru dibangun, Anda bisa menghubungkan dengan sejarah pendiriannya.

  • Buat daftar

Tulis dengan tinta di atas kertas atas daftar hal-hal yang ingin Anda ingat. Saat mengkategorikan dan mengatur hal-hal itu, pikiran Anda akan jadi lebih fokus mengingat. Saat Anda melakukan tindakan fisik berupa menulis sesuatu (bukan sekadar mengetiknya) bisa membantu memperkuat olah otak. Tak heran, orang-orang zaman dulu kuat mengingat karena kebiasaan menuliskan apa saja di atas kertas.

  • Kaitkan 

Kaitkan hal yang Anda ingin ingat dengan sesuatu yang sudah populer dikenal. Misalnya, Anda berkenalan dengan klien baru yang ngomongnya agak bertele-tele. Untuk memudahkan mengingat di antara puluhan klien lainnya, Anda bisa mengaitkan dia dengan tokoh ‘Pak Ndul, core-of-the core, ahlinya-ahli.’

  • Pisahkan

Ini cocok untuk memori jangka pendek. saat harus mengingat informasi yang rumit, antara lain mengingat angka dalam jumlah banyak, maka Anda bisa memisahkannya menjadi bagian-bagian yang lebih kecil sehingga mudah diingat. Saat harus mengingat angka 12 digit, Anda akan lebih mudah mengingatnya jika dipecah menjadi empat digit. Saat harus mengingat angka 568987543202, Anda bisa memecahnya menjadi 5689-8754-3202.

  • Kata kunci

Ini bermanfaat jika Anda mencoba mengindeks sejumlah hal.  Misalnya, ‘danau’ bisa Anda jadikan kata kunci untuk mengingat nama jalan di Perumahan Sawojajar Malang, atau berbagai bagian dari kelapa untuk mengingat nama-nama jalan di perumahan Kelapa Gading di Jakarta Timur.

  • Ajarkan

Teknik ini favorit saya. Cara terbaik untuk mengingat sesuatu adalah dengan menjelaskannya kepada orang lain. Bagikan apa yang Anda ketahui dengan kolega atau teman, maka Anda akan lebih mudah mengingatnya.

  • Mnemonik

Gunakan pola-pola huruf atau asosiasi dapat untuk dapat membantu mengingat. ‘Mejikuhibiniu’ biasa dipakai untuk mengingat warna pelangi. Begitu juga dengan 911 di Amerika Serikat atau 112 di Indonesia. Kata-kata sandi juga menuntut Anda untuk mengingat sesuatu.

Nah, Anda bisa pilih beberapa teknik olah otak di atas untuk memperkuat ingatan atau mengingat. Tak peduli masih muda atau sudah tua, kita semua perlu melatih otak agar tetap bugar. Bukankah sangat keren jika Anda bisa menjawab lebih cepat daripada teman Anda yang masih sibuk membuka ponsel?

Facebook Comments

Comments are closed.