Energy Fest Hadir di Universitas Andalas

mepnews.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkolaborasi dengan Institute for Essential Service Reform (IESR) dan Society of Renewable Energy (SRE) Universitas Andalas menggelar Energy Fest: Solar Series bertema ‘Rule of Solar Power in Rural Area’.

Dikabarkan situs resmi unand.ac.id, acara yang berlangsng 5 Januari 2023 di Ruang Seminar Gedung I, Universitas Andalas, Kota Padang, itu diikuti sekitar 100 orang mahasiswa pemerhati energi dari berbagai kampus di Sumatera Barat.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Kepala Dinas ESDM Provinsi Sumatera Barat Herry Martinus, Kepala Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS Kementerian ESDM Ariana Soemanto, dan Program Officer Sustainable Energy Access IESR Icmi Safitri.

Ariana Soemanto menyoroti pentingnya partisipasi generasi muda dalam mendukung energi bersih. Peran generasi muda terutama mahasiswa harus mampu mendorong perubahan kebijakan dan praktik yang lebih berpihak pada upaya nyata dalam mengatasi perubahan iklim sekaligus mendorong transisi energi.

“Pengembangan energi terbarukan harus bisa menjadi magnet bagi generasi muda. Kaum muda harus tertantang menyelami teknologi energi baru terbarukan dan melakukan berbagai inovasi,” ujar Ariana.

Mahasiswa lebih mudah dikenalkan energi baru terbarukan karena lebih mampu menerima hal-hal yg bersifat kebaruan. “Mereka senang mencoba sesuatu yang baru dan berbeda sehingga terinspirasi menciptakan teknologi ramah lingkungan,” jelasnya.

Menyambut geliat transisi energi, Herry Martinus mengatakan terdapat beberapa upaya percepatan transisi energi di Sumatera Barat. Salah satunya melalui Surat Edaran Gubernur nomor 671/357/EKTL/DESDM-2022 tanggal 28 April 2022 tentang pemanfaatan PLTS Atap di Sumatera Barat. Surat edaran tersebut mengajak masyarakat menggunakan PLTS atap untuk gedung kantor, UMKM, dan kegiatan ekonomi kreatif, pariwisata dan pertanian.

“Kita dukung pemanfaatan PLTS melalui surat edaran. Kita sudah melistriki gedung-gedung pemerintah dengan PLTS sebagai backup listrik PLN,” ujar Herry.

Ia berharap dari kegiatan ini lahir semangat berbagi dan mengedukasi di kampus. Tidak hanya berwacana tapi juga mengimplementasikan di masyarakat. Herry juga menyampaikan pengembangan EBT di Sumatera Barat adalah salah satu yang terdepan di Indonesia.

Program Manager Gerakan Inisiatif Listrik Tenaga Surya (Gerilya), Khoiria Oktaviani, mengungkapkan berbagai upaya Kementerian ESDM dalam membuka partisipasi generasi muda dalam aksi transisi energi di Indonesia.

“Apa yang kami lakukan dari Kementerian ESDM adalah mendorong pemuda yang ada di daerah untuk bersama-sama ikut memaksimalkan potensi yang dimilikinya untuk ikut mendorong transisi energi,” kata Khoiria dalam sambutannya mewakili Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM.

“Kita telah menyelenggarakan Energy Fest, bukan hanya dilaksanakan di Padang tapi juga di tempat lain seperti di Surabaya (ITS) dan Lampung (Unila). Selain untuk mejalin silaturahim juga untuk melibatkan mahasiswa aktif berperan dalam kampanye transisi energi,” ujar Khoiria.

Khoiria juga memperkenalkan salah satu salah satu lulusan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Gerilya Kementerian ESDM yaitu Lendy Aditya Angga Permana yang berasal dari Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas.

Lendy bercerita tentang latar belakang mengikuti program Gerilya, yakni keinginannya mendapatkan akses listrik terutama di tempatnya di Kabupaten Merangin yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tebu dan berjarak sekitar 180 km dari pusat Kota Jambi. Akses listrik di desanya akan mampu membuat pendidikan masyarakat meningkat, sehingga diharapkan mengurangi kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Alasannya karena susahnya mendapatkan akses listrik di daerah saya. Ketika akses listrik baik tentunya belajar juga lebih mudah dan tentunya lebih banyak peluang didapat,” ujarnya.

Mendukung hal tersebut, Icmi Safitri menegaskan peran mahasiswa untuk terus menjadi bagian dari transisi energi dan turut mengedukasi tentang pemanfaatan energi bersih serta secara konkret ikut aktif dalam meningkatkan kapasitas terpasang PLTS Atap di Indonesia.

“Semoga kegiatan ini semakin mendorong percepatan pemanfaatan energi surya di Indonesia, sekaligus meningkatkan kapasitas SDM khususnya generasi milenial,” tutup Icmi.

Energy Fest yang merupakan bagian dari kampanye edukasi bagi generasi milenial ini yang telah dilaksanakan di berbagai institusi pendidikan baik tingkat Sekolah Menengah Atas dan mahasiswa Perguruan Tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia. (RD)

Facebook Comments

Comments are closed.