Selayang Pandang Pantai Watukarung

Oleh: Ferdytian Yogi

mepnews.id – Pacitan adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Wilayah barat Pacitan berbatasan langsung dengan kabupaten Wonogiri di Jawa Tengah. Sebelah timur, Pacitan berbatasan dengan kabupaten Trenggalek. Sebelah utara, berbatasan dengan kabupaten Ponorogo. Di sebelah selatan, berbatasan langsung dengan Samudra Hindia.

Keindahan alam di Pacitan sangat beragam. Mulai dari pantai, goa, sungai, dan lain sebagainya. Ada pemandian air hangat ‘Tirto Husodo’ di Arjosari. Karena keelokan tempat-tempat wisata itu, Pacitan mendapat julukan Paradise of Java. Surga di selatan Pulau Jawa.

Karena berbatasan langsung dengan Samudra Hindia dan 80 Km wilayah adalah garis pantai, maka Pacitan memiliki deretan pantai eksotik. Sebut saja Pantai Klayar, Pantai Srau, Pantai Watukarung, Pantai Telengria, Pantai Watubale, Pantai Taman, Pantai Pidakan, Pantai Banyu Tibo, Pantai Buyutan, Pantai Ngiroboyo dan masih banyak lagi.

Setiap pantai memiliki keunikan. Satu di antaranya adalah Pantai Watukarung.

Pantai Watukarung terletak di Desa Watukarung Kecamatan Pringkuku, sekitar 25 Km atau sekitar 40 menit dari pusat kota. Dalam perjalanan menuju Pantai Watukarung, kita disuguhkan berbagai pemandangan menakjubkan. Sesampainya di sana, kita disuguhkan keindahan dan keunikan pantai. Antara lain ombak kelas dunia.

Ombak di Pantai Watukarung bisa mencapai ketinggian 4 meter. Ombak yang bersahabat dengan peselancar ini pernah dijajal surfer kelas dunia asal Amerika Serikat yaitu Bruce Irons. Sampai-sampai, pose Bruce Irons dalam gulungan ombak Pantai Watukarung dijadikan cover majalah Waves pada tahun 2014.

Selain ombak tinggi, pesona sunset juga dapat kita nikmati di Pantai Watukarung. Meski berada di pesisir selatan, namun posisi Pantai Watukarung tergolong istimewa. Tidak sepenuhnya menghadap ke selatan, tapi agak serong ke barat. Ini memungkinkan kita dapat menikmati indahnya sunset sore hari.

Di tengah laut juga ada Puteri Samudera. Ini adalah batu karang besar yang menghadap ke laut mirip puteri cantik dengan rambut terurai panjang ke belakang. Batu ini menjadi spot lain yang elok di Pantai Watukarung.

Di sisi timur pantai biru dan bersih, ada Kali Cokel yang menarik untuk ditelusuri. Selain itu, pantai juga mempunyai air sangat jernih. Ketika di area perairan dangkal, kita bisa melihat jelas berbagai kehidupan dan biota di bawah permukaan laut. Di sepanjang pesisir pantai juga terdapat pasir berwarna putih yang unik dan berbeda daripada pantai lainnya.

Di sekitaran pantai terdapat banyak penginapan dengan harga bervariasi. Para wisatawan dapat memilih sesuai anggaran. Berbagai kuliner juga tersedia. Makanan berat yang tersedia biasanya mie ayam, bakso, nasi goreng, nasi rames, nasi soto ayam, nasi soto daging, dan banyak lagi. Berbagai makanan ringan seperti bakso bakar, sate tahu, keripik singkong, keripik talas, keripik pisang. Ada juga aneka gorengan seperti bakwan, tempe goreng, tahu goreng, tahu isi, pisang goreng, dan lainnya. Berbagai jenis minuman antara lain es teh, es jeruk, serta berbagai jus buah.

Jiwa sosial masyarakat pantai sangat tinggi. Mereka bergotong-royong dan saling membantu. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat sekitar pantai adalah nelayan. Akan tetapi, bila sedang tidak musim ikan, mereka beralih mata pencaharian sebagai petani. Banyak masyarakat memanfaatkan laut untuk mencari rumput laut, mencari kerang untuk dibuat kerajinan, dan lain sebagainya.

Kebersihan pantai sangat terjaga. Masyarakat sudah sadar kebersihan. Karena laut salah satu sumber mata pencaharian, maka mereka menjaga laut dengan baik. Salah satunya dengan menjaga kebersihan sebagai ungkapan terima kasih terhadap alam karena telah menyediakan berbagai sumber daya untuk kelangsungan hidup mereka. Di sisi lain, mereka sadar potensi bahaya yang dihadapi bila kebersihan tidak dijaga. Sampah dapat menimbulkan bencana apabila tidak dikelola dengan baik.

Dengan sekali membeli tiket ke pantai ini, wisatawan dapat mengunjungi tiga tempat sekaligus; Pantai Watukarung, Kali Cokel, dan Pantai Kasap. Yang terakhir ini juga disebut Raja Ampat-nya Pacitan. Masing-masing tempat tersebut memiliki keunikan dan keindahan khas.

  • Tulisan ini dipetik dari buku Tadabur Literasi yang diterbitkan Iqro Semesta tahun 2022.

Facebook Comments

Comments are closed.