Prilly Latuconsina Mengajar di UGM

mepnews.id – Prilly Latuconsina, selebriti yang juga berbisnis, meluangkan waktu untuk mengajar mahasiswa kelas Kajian Selebritas di Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), pada Kamis 29 September 2022.

Pemeran utama film My Lecturer, My Husband ini mengikuti program Praktisi Mengajar bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang membuka kesempatan bagi praktisi berbagai bidang untuk mengajar di kelas dan membagikan keterampilan serta pengalaman riil dari dunia industri.

“Program MBKM memberikan pengalaman belajar di luar kelas, juga pembelajaran dalam kelas dengan membawa para praktisi,” kata Lidwina Mutia Sadasri SIP, MA, dosen Departemen Ilmu Komunikasi, dikutip situs resmi ugm.ac.id.

Pada kelas ini, Prilly memberikan materi terkait selebritisasi dan selebrifikasi. Ia juga berdiskusi dengan mahasiswa saat sesi tanya jawab. Usai pertemuan ini, Prilly dijadwalkan kembali ke UGM pada Oktober untuk mengajar di mata kuliah yang sama.

“Manfaatkan kesempatan sebaik-baiknya. Tanyakan apa yang ingin ditanyakan. Program seperti ini sangat baik untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi alumni yang memiliki kepercayaan diri tinggi,” ucap Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Prof Dr Wening Udasmoro, SS, MHum, DEA.

UGM pada semester ini menerima 91 praktisi yang akan mengajar di berbagai program studi, 28 di antaranya telah menyelesaikan kegiatan kolaborasi. Mereka mengikuti program Praktisi Mengajar berupa kolaborasi pendek maupun kolaborasi intensif.

Program kolaborasi pendek dari Praktisi Mengajar seperti yang diikuti Prilly Latuconsina ditujukan bagi praktisi yang belum memiliki pengalaman mengajar mata kuliah. Pada program ini praktisi hanya terlibat untuk mengajar mata kuliah selama dua pertemuan.

Sedangkan pada program kolaborasi intensif, praktisi terlibat dalam penyelenggaraan perkuliahan end-to-end, termasuk proses perencanaan dan evaluasi mata kuliah.

Wening menuturkan, kolaborasi perguruan tinggi dengan industri dalam proses pembelajaran mahasiswa sangat penting. Berbagai program telah tersedia bagi mahasiswa, dan sejumlah perusahaan mitra UGM pun telah menyampaikan pentingnya program-program pembelajaran luar kelas bagi mahasiswa. Karena itu,  ia mendorong mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini sebelum menyelesaikan kuliah.

“Saya bertemu banyak perusahaan, dan salah satunya mereka berbicara tentang program MBKM. Karena itu kalau ada program seperti ini kalian harus ikut, kalian bisa mendapatkan jam terbang tinggi sesuai profesi nantinya,” kata Wening. (Gloria)

Facebook Comments

Comments are closed.