MEPNEWS.ID-Ibarat kacang tak lupa kulitnya. Itulah pepatah yang bisa menggambarkan sosok Mujiono.
Tinggal di daerah lain tak membuat lelaki kelahiran Wonogiri, 12 Juli 1973 itu melupakan kampung halamannya. Anak pertama dari lima bersaudara pasangan suami istri, Yatin dan Saginem itu ingin memberikan kontribusi apapun untuk wilayahnya.
Seperti saat pulang liburan kali ini, alumnus SD Krisak II Selogiri dan SMP Gajah Mungkur 8 Wonogiri itu menyempatkan datang di Lapangan Krisak, Wonogiri. Lulusan SMA 19 Bumi Siliwangi Bandung itu sembari mengenang kembali masa-masa kecilnya di Krisak.
“Sambil menatap lapangan mengingatkan saya sewaktu masih kecil bersama seluruh warga masyarakat Singodutan ini untuk nguruk atau menimbun tanah di lapangan ini. Waktu saya kecil, lapangan ini masih sawah. Pas pulang lihat rumput tinggi pada saat itu, sambil termenung terketuk untuk memberikan kontribusi dengan sebaiknnya ada pemotongan rumput, tentunya dengan semampunya, mengingat Lapangan Krisak mempunyai andil besar tempat awal saya mengenal bola dan latihan dalam menyalurkan hoby dan bakat saat itu,” terang tamatan SI dan S2 Ilmu Administrasi Negara STIA-LAN RI Bandung itu.
Mujiono sangat bersyukur melihat perkembangan Lapangan Krisak di Desa Singodutan. “Alhamdulillah dengan melihat lapangan sepak bola kondisi sekarang saat ini banyak perkembangan dan kemajuannya. Turut bangga. Semoga harapan ke depan banyak bibit pemain muda yang berprestasi,” lanjutnya.
Suami Neng Kartika itu meluangkan waktunya untuk memberikan coaching clinic singkat kepada kiper-kiper cilik SSB New Persik’s.
“Anak-anak yang punya bakat harus didukung orangtuanya agar terus berkembang dan maju sehingga bisa bermanfaat untuk hidup mereka,” imbuh ayahnya Difa Syahban, Hasna Sal Sabila dan Bagus Fadillah Wijaksono itu.
Pria yang hobi membaca, menulis dan olahraga itu pernah merumput di PS Gajah Mungkur Wonogiri 1989-1990, Persiharjo Sukoharjo 1990-1991, Persib B 1993-1994, Persikab Kabupaten Bandung 1994 dan PSGC Ciamis 1994-1996.
Mujiono berprinsip hiduplah dengan penuh semangat, berpikir positif, dan berusahalah memberikan yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan. “Kerja cerdas, cermat dan tuntas,” tambah pria yang saat ini bertugas di salah satu instansi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.


