mepnews.id – Universitas 17 Agustus 1945 (UTA’45) Jakarta bersama TikTokShop by Tokopedia menggelar Content Commerce Talent Development Program. Pelatihan bersertifikat untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor ekonomi digital, khususnya live commerce, ini berlangsung 20-21 November 2025 di Kampus UTA’45 Jakarta.
Sekitar 120 mahasiswa mengikuti materi tentang live commerce yang sudah jadi bagian penting percepatan ekonomi digital di Indonesia. Model penjualan berbasis siaran langsung ini mendukung pertumbuhan UMKM, membuka peluang kerja baru, serta mendorong terciptanya rantai ekonomi kreatif.
Regine, nara sumber dari TikTokShop, memberikan materi komprehensif yang meliputi pemahaman industri live commerce, teknik produksi dan eksekusi livestream, strategi traffic, analisis data, pedoman konten, hingga praktik komunikasi yang efektif.
Yanuar Rahmadan SIP MA, ketua pelaksana kegiatan, menyampaikan pelatihan ini merupakan bentuk kesiapan kampus menghadapi perubahan perilaku digital masyarakat. “Tujuannya memberikan bekal kepada mahasiswa dan alumni di tengah perubahan landscape media sosial. Sekarang anak-anak lebih banyak main ke TikTok, dan peluang ekonomi dari live commerce sangat besar,” ujarnya.
Keterampilan yang diajarkan tidak hanya untuk profesi live host tetapi relevan bagi berbagai pekerjaan digital. “Public speaking itu jadi PR besar bagi banyak lulusan kami. Kemampuan komunikasi kurang bisa membuat SDM ditolak kerja. Maka, lewat pelatihan ini, diharapkan peserta lebih terbiasa berbicara di depan orang dan tahu bagaimana menyampaikan sesuatu dengan baik,” jelasnya.
Yanuar menekankan, sektor live commerce dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat. “Sekarang banyak pekerjaan baru muncul di sosial media. Ini bisa jadi alternatif pendapatan bagi mahasiswa, alumni, maupun masyarakat yang butuh tambahan pemasukan,” tambahnya.
Melalui kerja sama strategis antara perguruan tinggi dan platform digital besar, program ini diharapkan dapat memperkuat literasi digital, meningkatkan kualitas talenta kreatif, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat agar lebih siap menghadapi dinamika ekonomi digital nasional.


