mepnews.id – Rombongan pejabat Kementerian Pendidikan Arab Saudi mengunjungi Universitas Negeri Padang (UNP) pada Senin, 13 Februari 2023. Mereka diterima di Ruang Sidang Senat Lantai IV UNP, Kampus Air Tawar Padang.
Dikabarkan situs resmi unp.ac.id, rombongan terdiri dari Dr Abdurrahman Ali Al-Amri Assistant Deputy Minister for International Cooperation, Dr Sami Abdulrahman Al-Haisuny Director General Department for Non Saudi Scholarship at Ministry of Education, Prof Dr Hasan Abdulhamid A. Bukhari Dean of Arabic Language Institute Ummul Qura University, Dr Ibrahim Salem N. Alshaedi Dean of Alumni and International Cooperation Islamic University of Madiah, Dr Asma Abdulmana A. Alhamaadi dari Saudi Electronic University, Kamal Jameel A. Alwudyani dari Ministry of Foreign Affairs, Dr Bander Alalaam Dean of Islamic and Arabic Sains Institute in Indonesia yang juga mewakili Al-Imam Muhammad Ibn Saud Islamic University, Mr Abdullah Alguraini Head of the Public Relations ad Media Unit, Islamic and Arabic Sains Institute in Indonesia.
Rektor UNP, Prof Ganefri PhD, mengapresiasi kedatangan Dr. Abdurrahman Ali Al-Amri dan rombongan dari Kementerian Pendidikan Arab Saudi. Ia mengatakan kerjasama antara UNP dengan Arab Saudi telah berlangsung lama. Kepedulian pemerintah Arab Saudi terhadap perkembangan Pendidikan di UNP terbukti dengan berdirinya Saudi Corner serta program beasiswa bagi mahasiswa UNP. Rektor UNP berharap kerjasama antara UNP dan pemerintah Arab Saudi semakin ditingkatkan kedepannya.
Selanjutnya, Kepala Kantor Layanan Internasional, Prof Dr Rusnardi Rahmat PhD, memaparkan informasi profil UNP serta kerjasama UNP dengan berbagai negara.
Dr Abdurrahman Ali Al-Amri mengaku sangat senang bisa hadir dan bertemu dosen serta mahasiswa di UNP. Ia memuji keramahtamahan yang ditunjukkan sivitas akademika UNP semenjak rombongan menginjakkan kaki di Bandara Internasional Minangkabau.
Ia kemudian menekankan peran pendidikan untuk memajukan manusia. Sejak 2009, pendidikan menjadi fokus utama pemerintahan Arab Saudi terutama kepada negara-negara Islam. Ia lalu menyoroti peluang besar Indonesia yang termasuk 20 negara pemegang 70% ekonomi dunia. Selain itu, penduduk Indonesia usia 25 hingga 30 tahun cukup dominan.
Ia melanjutkan, Saudi memiliki hubungan kerjasama sangat kuat dan baik dengan Indonesia karena populasi muslim terbesar. Kerjasama pendidikan yang dilaksanakan untuk kemajuan agama Islam. Tercatat, 6.000 mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi ke Arab Saudi. Tidak hanya mendalami ilmu agama, namun juga di bidang-bidang seperti ekonomi, teknik, fisika dan lain-lain.
Dr Abdurrahman Ali Al-Amri mendorong UNP mengajukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pemerintah Arab Saudi melalui jalur diplomatik. UNP akan diprioritaskan untuk diberikan rekomendasi jika mengajukan permohonan.
Diakhir acara, Rektor UNP memberikan cendera mata sebagai penghargaan kepada Assistant Deputy Minister for International, Dr Abdurrahman Ali Al-Amri. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Laboratorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNP, Saudi Corner UNP, Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA UNP), dan Laboratorium Fakultas Teknik UNP. (SS/OT)


