MEPNEWS.id- Siswa sekolah harus paham waktu dalam menggunakan gadget dalam sehari-hari, hal tersebut disampaikan Mahmud pemateri sekaligus anggota kelompk, dalam acara Sosialisasi Dampak Penggunaan Gadget di SDN Gelangkulon Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, yang diselenggarakan oleh mahasiswa kolaborasi Kuliah Pengabdian Masyarakat (KKN) Kolaborasi Moderasi Beragama antara kampus Sekolah Tinggi Agama Budha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo dan Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri.
Mahmud meminta agar para siswa untuk bisa menggunakan gadget dengan sebaik mungkin, “Adik-adik harus pintar ketika menggunakan HP,” terangnya. Ia meminnta siswa jangan lupa untuk tetap belajar dan tidak terlalu lama bermain gadget. “Kalian harus tau kapan waktunya belajar dan kapan untuk bermain gadget,” imbuhnya.
Agar tidak sia-sia ketika menggunakan gadget, kata Mahmud para siswa harus tau dampak negatif jika terus menerus bermain gadget, “Hati-hati, jangan terlalu sering menggunakan gadget, itu akan memberikan dampak yang tidak baik di masa depan adik-adik,” terangnya di hadapan siswa SD.
Untuk itu, siswa harus dibekali dengan pencegahan agar tidak kecanduan bermain gadget, “Agar tidak selalu bermain gadget, harus tetap melalukakan aktivitas lain dengan teman lainnya. Ketika bermain bersama, harus tidak boleh ada yang membawa gadget, bisa bermain yang lain,” tutur Mahmud.
Mahmud berharap, siswa setelah kegiatan ini bisa mempergunakan gadget dengan sebaik mungkin dan tidak fokus terhadap game online dan mengakses sosial media.
Untuk menghindari kecanduan dalam penggunaan gadget, ia memberikan tips kepada para siswa. Seperti perbanyak bersosialisasi dengan teman, matikan gadget sebelum tidur, “Hapus aplikasi yang menjadi penyebab kecanduan gadget,” jelasnya.
Mahmud menambahkan, siswa harus mengetahui dampak kecanduan, memperbanyak aktivitas di luar rumah,” Buatlah area bebas gadget,” katanya.
Menutup kegiatan sosialisasi, Mahmud mengatakan, samartphone memberikan kemudahan bagi manusia dalam menjalankan berbagai aktivitas. Namun, tidak sedikit juga dampak negatif yang ditimbulkan. “Sehingga, kita harus bijak dalam menggunakannya,” tutupnya.
Makhda Intan Sanusi, SH.ME, Dosen Pembimbing Lapangan dari STAIMAS Wonogiri, mengapresisasi kegiatan tersebut, ia berharap dengan diadakannya sosialisasi ini siswa SD bisa tau penggunaan gadget yang benar sejak usia dini,”melihat banyak anak usia SD sudah dipegangi gadget tentunya kegiatan ini penting sebagai pemahan awal bagi mereka,” terangnya.
Dosen Ekonomi Syariah ini meminta agar mahasiswa yang melakukan KKN bisa memberi contoh dan mengedukasi mereka secara berkala agar bisa Tahu waktu ketika menggunakan gadget.


