Autonomous Bathymetric Survey Vehicle untuk Pemetaan Perairan

mepnews.id – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuat inovasi intelligence boat (i-Boat) untuk survei hidrografi. Inovasi ini bernama Autonomous Bathymetric Survey Vehicle ini dikenalkan pada publik dalam kegiatan Demoday, 28 Februari 2024.

Danar Guruh Pratomo ST MT PhD, ketua tim peneliti,  menjelaskan kendaraan ini berupa kapal yang beroperasi secara otonom dan terintegrasi dengan instrumen pengukuran survei batimetri. “Sistem ini untuk memudahkan surveyor melakukan pengukuran tanpa harus ke lapangan secara langsung,” jelas Danar.

Danar Guruh Pratomo menjelaskan inovasi Autonomous Bathymetric Survey Vehicle .

Kapal ini dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan. Salah satunya pemetaan kedalaman area pelabuhan guna menentukan lokasi pendangkalan. Autonomous Bathymetric Survey Vehicle dirancang untuk mencapai hampir semua kedalaman perairan laut, danau, sungai, dan area pelabuhan dengan hasil data batimetri yang presisi dan akurat.

I-Boat ini memiliki Multibeam Echosounder (MBES) untuk mengetahui topografi dasar perairan dan Sub-Bottom Profiler (SBP) untuk penggambaran lapisan sedimen di dasar perairan. Ada juga sensor Light Distance and Ranging (Lidar) dan Telemetry Sensor  untuk mendeteksi jarak serta objek pada area survei. “Untuk mengetahui koordinat posisi, kami menggunakan sistem satelit,” jelasnya.

Kepala Departemen Teknik Geomatika ITS ini menyampaikan,  terintegrasinya instrumen tersebut dapat meningkatkan efisiensi survei terutama di perairan dangkal. Berkurangnya surveyor yang turun ke lapangan dapat menawarkan nilai ekonomis lebih murah. “Manfaat utama adalah meminimalkan risiko kecelakaan kerja pada surveyor,” ungkap Danar.

Demoday di Gedung Science Techno Park (STP) ITS – Gapura Maritime Innovation Center & Teaching Factory, Bangkalan, Madura, ini menggandeng pihak-pihak industri teknologi kemaritiman. Antara lain PT Hidronav Tehnikatama, PT Aerotek Global Inovasi, dan PT Bintang Timur Samudera.

Penelitian ini juga termasuk ke dalam program Higher Education for Technology and Innovation (HETI) yang didukung oleh Asian Development Bank (ADB).(Rayinda Santriana)

Facebook Comments

Comments are closed.