Produk Desa Binaan IPB Tampil di Kuwait

mepnews.id – IPB University, melalui Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA), mengikuti kegiatan pameran Indonesia Trade and Tourism, Forum and Exhibition (ITTFE) 2023 di Kuwait Chamber of Commerce and Industry (KCCI). DPMA IPB University menampilkan berbagai produk makanan, minuman dan herbal olahan pertanian dari Desa Sejahtera Astra (DSA) dan produk pengembangan binaan IPB University.

“Produk-produk inovasi tersebut hasil program binaan tenaga ahli IPB University dan desa binaan mitra. Puluhan orang antusias mengunjungi stan produk IPB University dan Banglele Indonesia Maju,” ungkap Dr M Iqbal Irfany, Asisten Direktur Kewirausahaan Sosial (Sociopreneur) DPMA IPB University, lewat situs resmi ipb.ac.id edisi 5 Desember 2023.

Beberapa pengunjung tertarik mendapatkan informasi produk lebih lanjut. Salah satu yang diminati adalah produk turunan porang (dalam bentuk buliran maupun tepung) serta kopi (kopi celup dan green bean robusta serta arabika).

ITTFE 2023 merupakan kegiatan yang diadakan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuwait yang bekerja sama dengan KCCI. Peserta pameran terdiri dari 39 delegasi, termasuk satu universitas (IPB University) serta 17 perusahaan dari berbagai sektor, seperti furniture dan kerajinan tangan, elektronik, makanan dan minuman, produk herbal, perawatan kulit, peralatan medis dan pariwisata.

DPMA IPB University bersama PT Bangelele Indonesia Maju, Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Dubai dan perwakilan Kemendag mengunjungi Kuwait Institute for Scientific Research (KISR) untuk mempresentasikan agriculture and aquaculture di Indonesia.

“Kami berkesempatan presentasi mengenai agriculture tentang digital farming, program pengembangan pertanian, program inovasi sosial One Village One CEO (OVOC), Agribusiness and Technology Park (ATP) dan inisiasi pengembangan lainnya,” ujar Dr Supriyanto, Asisten Direktur Layanan Agromaritim dan Digital Farming DPMA IPB University.

Pakar budi daya perairan IPB University, Dr Irzal Effendi, menambahkan informasi mengenai potensi aquaculture di dunia. Sebagai tindak lanjut diskusi, IPB University dan KISR nantinya melakukan upaya kerja sama lebih lanjut di bidang aquaculture.

Amani Al-Yaqout, perwakilan dari Associate Research Scientist Environment and Life Science Research Center di KSIR, menyampaikan ketertarikan untuk menindaklanjuti diskusi dengan melakukan kerja sama antara IPB University dan KISR.

Kegiatan ini dapat menjadi inisiasi keberlanjutan dengan penerapan inovasi IPB University dalam bidang agriculture dan aquaculture di dunia, khususnya di wilayah Timur Tengah. (*/Rz)

Facebook Comments

Comments are closed.