mepnews.id – Masa kehamilan tentu memberi banyak perubahan pada ibu. Terjadi perubahan hormonal yang membuat ibu hamil merasakan bermacam–macam sensasi. Selain perasaan senang, tak jarang juga ada keluhan. Salah satunya, masalah di rongga mulut.
Lewat situs resmi um-surabaya.ac.id, Yeni Puspitasari, dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surabaya, menjelaskan jenis-jenis sakit gigi yang dapat dialami ibu hamil.
Pertama, Gingivitis. “Perubahan hormon yang dialami ibu hamil dapat menyebabkan peradangan yang menyebabkan gusi bengkak, berwarna merah dan mudah berdarah,” ujar Yeni.
Kedua, Epulis Gravidarum. Ini muncul dalam bentuk benjolan pada gusi yang menyebabkan rasa tidak nyaman dan gangguan pengunyahan.
Ketiga, gigi berlubang. Ibu hamil biasanya mengalami mual dan muntah (morning sickness). Hal ini menyebabkan lapisan gigi terluar (enamel) terkikis akibat terkena asam lambung. Apabila dibiarkan dalam jangka waktu lama, kikisan ini dapat menyebabkan gigi berlubang.
Lantas, bagaimana cara mencegah dan mengatasi sakit gigi pada ibu hamil?
Yeni membagikan tiga tips.
Pertama, jaga kebersihan rongga mulut. Ibu hamil diwajibakan menyikat gigi dengan teknik yang tepat dua kali sehari; pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Ibu hamil juga disarankan berkumur-kumur dengan air bersih setelah muntah, untuk membersihkan asam lambung dalam rongga mulut.
Kedua, jaga pola makan selama kehamilan. Ibu hamil sebaiknya tidak terlalu sering mengkonsumsi makanan dan minuman manis. Makanan manis banyak mengandung karbohidrat, sebagai senyawa yang sangat disukai bakteri. “Bila karbohidrat tertinggal di gigi, ini dapat menyebabkan bakteri tumbuh lebih cepat sehingga gigi bisa berlubang,” imbuh Yeni.
Ketiga, konsultasi pada dokter gigi. Banyak ibu hamil ragu datang ke dokter gigi karena mengkhawatirkan apakah tindakan perawatan di dokter gigi memiliki pengaruh pada janin yang dikandung. Padahal, kehamilan trimester kedua (14-26 minggu) merupakan waktu terbaik untuk melakukan perawatan gigi dan mulut selama kehamilan. Dokter gigi akan berkonsultasi dengan dokter kandungan terkait perawatan gigi dan mulut yang ibu alami.
“Melakukan kontrol ke dokter gigi dengan atau tanpa keluhan gigi selama kehamilan juga disarankan. Ini supaya dokter gigi dapat melakukan pemeriksaan pada kondisi gigi dan mulut ibu serta memberikan edukasi,” kata Yeni.


