mepnews.id – Masjid Al Hikmah Universitas Jember menjadi pusat syiar Islam di kampus Tegalboto. Kuantitas dan kualitas kegiatannya meningkat di bulan Ramadan. Salah satunya berbagi takjil setiap sore.
Ilham Maulana, ketua Unit Kegiatan Mahasiswa Muslim, Taklim dan Khidmah (UKM Mustika), mengatakan dia bersama kolega menyiapkan 250 – 300 porsi takjil dan makan. Setiap sore, takjil sejumlah itu ludes diserbu mahasiswa dan warga yang sholat maghrib di Masjid Al Hikmah.
Menurut situs resmi unej.ac.id, penyediaan buka puasa menjadi salah satu rangkaian Semarak Ramadan 1444 H. Kegiatan lainnya; Akumulasi dan Distribusi Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ADZIS), Mauidhoh Ba’da Dzuhur Al Hikmah (Mawaddah) seusai sholat dzuhur, Kajian Ramadan Al Hikmah (Karomah) setiap sore, pengajian Jumat pagi bersama Keluarga Besar Universitas Jember, tarawih, iktikaf dan ibadah lainnya.
“Khusus untuk berbuka puasa, UKM Mustika membuat sendiri takjilnya. Kami berusaha menyajikan takjil variatif mulai dari kurma, es hingga jajanan lainnya. Untuk makan, kami pesan di warung sekitar kampus karena keterbatasan tenaga kami untuk memasak. Untuk memudahkan pembagian takjil, kami membagi kupon saat acara Karomah berjalan,” kata Ilham, mahasiswa Teknik Mesin.
Dana takjil dan makanan diperoleh dari kas masjid, sumbangan donatur, termasuk shodaqoh melalui ADZIS. Beberapa donatur menyerahkan bantuan langsung dalam bentuk takjil dan makanan. UKM Mustika dan Takmir Masjid Al Hikmah membuka kesempatan bagi para dermawan yang menyalurkan bantuan.
Fikar, siswa SMK Hidayatul Mubtadiin Sidodadi Tempurejo, yang sedang Praktek Kerja Lapangan di Fakultas Teknik, menilai takjil dan makanan di Masjid Al Hikmah sangat membantu dirinya dan kawan-kawan yang jauh dari rumah. “Menu makanannya juga beragam. Pokoknya, sangat membantu keuangan kami,” kata Fikar sambil tertawa. (andrie/iim)


